#Disdukcapil#Pandemi

Disdukcapil Kota Imbau Warga Urus Dokumen Lewat Online

Disdukcapil Kota Imbau Warga Urus Dokumen Lewat Online
Kantor Disdukcapil Kota Bandar Lampung lantai 3, Gedung Pelayanan Satu Atap, Jumat, 16 Juli 2021. Deta Citrawan


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Bandar Lampung meminta warga yang ingin mengurus dokumen kependudukan melalui jalur online.

Kepala Disdukcapil Kota Bandar Lampung, Ahmad Zainuddin mengatakan hal itu untuk mengantisipasi terjadinya kerumunan serta mendukung kegiatan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.

"Sesuai dengan keadaan pandemi saat ini, lebih dianjurkan tidak datang, kumpul, antre dan sebagainya, cukup akses melalui disdukcapil.bandarlampungkota.go.id atau aplikasi Permen Manis (Pelayanan online masyarakat duduk anis)," ujarnya, Jumat, 16 Juli 2021.  

Selain itu juga selama masa PPKM Darurat di Kota Bandar Lampung, Disdukcapil setempat hanya membuka loket pelayanan sampai pukul 12.00 WIB.  

"Masa PPKM Darurat ini sangat tepat, kami buka loket dari jam 07.30 sampai 12.00 WIB, orang datang sangat dibatasi antara 50 sampai 70 orang itupun sifatnya sangat mendesak. Dokumen kependudukan pun jadi dimundurkan di waktu normal hanya dua hari jadi, kini 10 hari ke depan supaya orang tidak datang dan secara bergantian," kata dia.  

Melalui website atau aplikasi itu masyarakat bisa mengakses untuk pembuatan Kartu Keluarga (KK) dan Akta Kelahiran atau sejenisnya.  

"Mau cepat melalui aplikasi itu bisa cetak sendiri, dengan upload semua persyaratan, dalam hitungan jam bisa cetak di rumah, kecuali KTP dan KIA. Contoh apabila ingin cetak KK hilang, cukup lampirkan surat kehilangan dari kepolisian nanti bisa cetak sendiri," katanya.  

Diungkapkan alat yang dibutuhkan untuk pencetakan dokumen sendiri dirumah hanya perangkat Android atau laptop, printer dan kertas A4 80 gram, keaslian dokumen sudah di didukung dengan tanda tangan barcode.

"Pelayanan melalui akses aplikasi atau website itu efektif pada pukul 7,30 sampai jam 17.00 WIB. Namun apabila masyarakat ingin upload data keperluan bisa dilakukan 24 jam dan keesokan harinya baru akan di layani oleh operator. Kami berharap mari manfaatkan program layanan ini, karena lebih mudah dan sesuai dengan pembatasan aktifitas masyarakat," ujar dia.

EDITOR

Winarko

loading...




Komentar


Berita Terkait