#beritalampung#beritapesibar#asusila

Disdikbud Pesisir Barat Layangkan Surat ke BKSDM untuk Memecat Penjaga Sekolah Pelaku Asusila

Disdikbud Pesisir Barat Layangkan Surat ke BKSDM untuk Memecat Penjaga Sekolah Pelaku Asusila
Ilustrasi. Foto: Google Images


Krui (Lampost.co): Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Pesisir Barat melayangkan surat kepada Badan Kepegawaian dan sumber Daya Manusia (BKSDM) kabupaten setepat untuk memberhentikan dengan tidak hormat oknum penjaga sekolah yang berstatus tenaga kontrak daerah (TKD), pelaku pelecehan seksual kepada sejumlah siswa sekolah dasar (SD).

 "Waktu kami pertama dapat informasi tentang peristiwa itu dari kepala SD. Selanjutnya pihak sekolah membuat laporan tertulis kepada kami. Lalu kami tindaklanjuti dengan memberikan surat skorsing kepada bersangkutan. Kami berikan skorsing untuk sementara tidak boleh ada di lingkungan sekolah. Saya juga sudah berkoordinasi dengan Inspektorat. Kemudian kami buat surat kepada BKSDM untuk memberhentikan bersangkutan. Sekarang proses, ranahnya di BKSDM," kata Kepala Disdikbud Pesisir Barat, Edwin Kastolani Burtha, Selasa, 27 September 2022.

Edwin mengatakan terkait adanya persoalan pelecehan seksual terhadap empat siswa pada salah satu SD yang ada di Kecamatan Pesisir Tengah oleh oknum penjaga sekolah saat ini sudah dilaporkan oleh pihak korban kepada kepolisian.

Baca juga: Peringatan Hari Tani Nasional Diwarnai Demo Permasalahan Mafia Tanah Malangsari

Edwin mengajak seluruh pihak baik guru, orang tua, maupun OPD terkait serta berbagai lapisan masyarakat untuk bersama-sama berupaya mencegah dan meminimalisir terjadi berbagai hal negatif yang melibatkan anak sekolah baik sebagai korban atau sebagai pelaku kejahatan.

Menurutnya, saat ini dibutuhkan bagaimana memberikan rasa aman dan nyaman kepada anak-anak baik di sekolah maupun di lingkungan luar sekolah.

"Peran guru, peran orang tua anak kan 12 jam lebih berada di rumah. Orang tua bisa mengajak anak ngobrol bertanya diskusi apa saja dilakukan di sekolah, pelajaran di sekolah, tentang teman-temannya dan gurunya," kata Edwin.

EDITOR

Adi Sunaryo


loading...



Komentar


Berita Terkait