#tawuran

Disdikbud Lampung Koordinasi dengan Sekolah Terkait Sanksi Pelajar Terlibat Tawuran

Disdikbud Lampung Koordinasi dengan Sekolah Terkait Sanksi Pelajar Terlibat Tawuran
Pelajar tertangkap hendak tawuran. Dok Lampost


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Lampung merumuskan sanksi bagi pelajar yang terlibat tawuran.

Sekretaris Disdikbud, Tomi Efra Hendarta, menjelaskan pihaknya sedang mengumpulkan aspirasi dari pihak sekolah sebagai pihak paling dekat dengan peserta didik. Sebab, sekolah banyak mengetahui persoalan yang dialami pelajar.

Peraturan yang akan dibuat akan memberikan sanksi tegas bagi para siswa yang terlibat tawuran. Hal tersebut untuk menekan kenakalan remaja belakangan ini.

"Kami ingin membuat sanksi yang tegas, tetapi tetap mengedepankan hak-hak anak, terlebih pendidikannya," kata Tomi, saat dihubungi Lampost.co, Selasa, 20 September 2022.

Menurutnya, koordinasi saran itu agar sanksi yang dibuat dapat objektif dengan melihat permasalahan di lapangan.

Setelah semua saran diterima akan dibuat rencana peraturan hingga disampaikan kepada pihak-pihak terkait, seperti kepolisian dan pemerhati anak.

"Kami susun dulu draftnya dengan tetap mempertimbangkan hak anak," jelasnya.

Selain itu, masyarakat dan wali murid juga harus terlibat dalam mengendalikan perilaku anak. Sebab, sekolah tidak bisa memantau peserta didik setiap waktu.

Orang tua lebih memiliki kedekatan kepada peserta didik. “Sehingga, penting ada keterlibatan orang tua agar anak-anaknya tidak terlibat tawuran atau kenakalan lainnya,” katanya.

EDITOR

Effran Kurniawan


loading...



Komentar


Berita Terkait