#jambret#bandarlampung

Disdikbud Bandar Lampung Jenguk Siswa Korban Penusukan

Disdikbud Bandar Lampung Jenguk Siswa Korban Penusukan
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bandar Lampung, Eka Afriana saat memberikan sejumlah bantuan untuk keperluan pengobatan kepada pihak keluarga M Afgan Khazel, siswa SDN 1 Sepang Jaya yang ditusuk jambret beberapa waktu lalu. (Lampost.co/Umar R)


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bandar Lampung, Eka Afriana menjenguk M Afgan Khazel, siswa SDN 1 Sepang Jaya yang ditusuk jambret akibat mempertahankan handphone.


Saat kedatangannya ke RSUD Abdul Muluk, Eka memberikan sejumlah uang tunai dan makanan untuk keperluan pengobatan kepada pihak keluarga.

Afgan yang mestinya berbahagia karena akan duduk di bangku SMP hanya terbaring dengan alat bantu pernapasan di ruang ICU.

Eka berpesan kepada ibunda Afgan, Badriah untuk selalu  menginformasikan keadaan anak 12 tahun itu. Disdikbud akan menyiapkan kebutuhan dan memberikan bantuan keperluan perawatan.

"Kami akan minta Dinkes agar bisa optimal membantu Afgan," tuturnya melalui telepon, Kamis, 2 Juni 2022.

Baca juga: Seorang Pelajar SD Ditusuk saat Melawan Jambret

Di sisi lain, ibunda Afgan, Badriah, menuturkan, sang anak sempat sadar namun hanya sebentar. Sementara biaya yang ditanggung sangat besar jika harus dibayar secara mandiri.

Badriah hanya bekerja sebagai cleaning service dan sang ayah hanya ojek online.

"Kemarin sudah mau dibantu oleh dinas kesehatan, mudah-mudahan anak saya bisa sehat lagi," ungkapnya.

EDITOR

Wandi Barboy


loading...



Komentar


Berita Terkait