#bumd#direksi

Direksi Baru Diharapkan Bawa BUMD Lampung Lebih Maju

Direksi Baru Diharapkan Bawa BUMD Lampung Lebih Maju
Gubernur Lampung Arinal Djunaidi melantik enam direksi BUMD Lampung di Woodstairs Cafe, Jumat, 6 November 2020. Lampost.co/Umar Robani


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Pengangkatan direksi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Lampung dilakukan melalui seleksi dengan melibatkan KPPU dan mewawancarai langsung dengan mempertimbangkan profesionalitas. Hal itu agar BUMD bisa berjalan dengan baik dan menghasilkan keuntungan.

Hal itu disampaikan Gubernur Lampung Arinal Djunaidi saat mengukuhkan enam direksi BUMD Lampung di Woodstairs Cafe, Jumat, 6 November 2020. Direksi yang dilantik berdasarkan pengumuman Nomor: 12/PANSEL/DIR-BUMD-LPG/2020 tentang Pengumuman Hasil Seleksi Akhir Calon Direksi Terpilih BUMD dan Anak Perusahaan Provinsi Lampung tertanggal Selasa, 20 Oktober 2020.

Keenam direksi tersebut, antara lain Bolli Iskandar sebagai direktur utama PT Wahana Rahardja (Perseroda), sementara posisi direktur usaha dan jasa diisi Alamsyah. Kemudian direktur utama PT Lampung Jasa Utama (Perseroda) diisi Bambang Mursalin dan direktur Bisnis dipegang Aliza Gunado. Posisi direktur utama PT Lampung Energi Berjaya diisi Hermawan Eriadi dan direktur operasional dipegang Budi Kurniawan.

Dari enam direksi yang dikukuhkan hanya lima yang hadir dalam kegiatan tersebut, antara lain direktur utama PT Lampung Jasa Utama, direktur Bisnis PT Lampung Jasa Utama, direktur utama PT Wahana Rahardja, direktur utama PT Lampung Energi Berjaya, dan direktur Operasional PT Lampung Energi Berjaya. Sementara Direktur Usaha dan Jasa Alamsyah berhalangan hadir.

Arinal Junaidi menyatakan pengangkatan direksi melalui seleksi merupakan hal yang pertama di Lampung. Pihaknya melibatkan KPPU panitia seleksi dan mewawancarai langsung.

Ia mengungkapkan hal itu dilakukan karena pengangkatan direksi itu dengan mempertimbangkan profesionalistas. Sehingganya, BUMD bisa berjalan dengan baik dan memberikan keuntungan untuk Lampung Berjaya.

"Selama ini sesuai dengan keinginan kepemimpinan daerah tanpa mempertimbangkan profesionalisme sehingga tidak menguntungkan dan menjadi beban daerah," katanya.

Dia menambahkan pihaknya berencana akan membangun lima BUMD lagi ke depannya. Namun, hal itu sedang dalam pengkajian dan melihat kebutuhan daerah.

Arinal berharap direksi yang baru dikukuhkan mampu bekerja sama dengan baik untuk membangun Lampung. Terlebih saat ini Indonesia sedang mengalami resesi ekonomi bahkan secara nasional.

"Dalam kondisi resesi ekonomi saat ini, saya minta bantuan untuk bekerja sama dengan baik agar perkembangan ke depan lebih maju untuk membangun Lampung Berjaya," ujarnya.

EDITOR

Muharram Candra Lugina

loading...




Komentar


Berita Terkait