#kpk#korupsi

Diperiksa KPK, Dekan Fakultas Pertanian Unila Kelelahan

Diperiksa KPK, Dekan Fakultas Pertanian Unila Kelelahan
Prof Irwan Sukri Banua saat keluar dari Mapolresta Bandar Lampung. Lampost.co/Putri Purnama


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali memeriksa sejumlah pejabat Universitas Lampung terkait kasus suap penerimaan mahasiswa baru di Mapolresta Bandar Lampung, Rabu, 28 September 2022.

Penyidik KPK membawa tas ransel dan koper kecil ke lantai atas Mapolresta Bandar Lampung.

Salah satu tokoh yang diperiksa Dekan Fakultas Pertanian Unila, Prof Irwan Sukri Banua. Ia terlihat keluar dari ruang pemeriksaan pukul 12.05 WIB. 

Dia mengaku ditanya terkait korupsi yang menjerat Rektor nonaktif Unila Karomani.

"Seputar penerimaan mahasiswa baru, ini baru disuruh ngisi biodata," kata Irwan.

Ia berharap pemeriksaan tersebut menjadi yang terakhir kali. Sebab, hal tersebut cukup melelahkan. "Lelah ini, disuruh istirahat dulu isi energi. Mudah-mudahan yang terakhir ini," ujarnya.

Dia mengatakan ada delapan penyidik KPK di Mapolresta. Sementara, untuk saksi yang diperiksa belum diketahui pasti. 

"Sekitar tujuh atau delapan orang yang diperiksa, gak tau pasti ada berapa. Tapi, pemeriksaan sama seperti di Polda kemarin," katanya. 

Selain Irwan, ada pula Mualimin yang menjadi perantara penerima uang suap antara Karomani dan Andi Desfiandi. Namun, Mualimin tidak berkomentar. Ia memilih bungkam dan langsung bergegas menuju masjid. 

EDITOR

Effran Kurniawan


loading...



Komentar


Berita Terkait