#beritalampung#beritabandarlampung#unila#hukum

Diperiksa 8 Jam, Ketua PMB Unila Dicecar Sepuluh Pertanyaan oleh KPK

Diperiksa 8 Jam, Ketua PMB Unila Dicecar Sepuluh Pertanyaan oleh KPK
Ketua Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Unila, Helmy Fitriawan saat keluar dari ruang pemeriksaan KPK di Aula Patria Tama Polresta Bandar Lampung. Lampost.co/Putri Purnama


Bandar Lampung (Lampost.co): Ketua Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Unila, Helmy Fitriawan diperiksa selama delapan jam dengan sepuluh pertanyaan oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

"Salah satu pertanyaan mengenai tugas Pak Karomani dalam validasi penerimaan mahasiswa baru di Unila," katanya. Rabu, 16 November 2022.

Helmy mengatakan tugas tersangka Karomani yakni sebagai pihak penentu hasil validasi data mahasiswa yang diterima di seluruh fakultas di Unila, sebelum nama-nama itu diumumkan.

"Jadi sesuai aturan memang yang melakukan validasi akhir nama-nama tersebut (mahasiswa lolos seleksi) yaitu Pak Rektor. Kalau sudah di setujui maka kami bagian PMB yang mengumumkan," kata Helmy.

Tak hanya pertanyaan yang berkaitan dengan Karomani, Helmy juga mengaku dicecar pertanyaan yang berhubungan dengan dua tersangka lainnya. Namun, Ia tidak memberikan penjelasan mengenai pertanyaan itu.

"Sepuluh pertanyaan terkait ketiga tersangka itu, nggak hanya pertanyaan mengenai Pak Aom. Tapi memang semua mengenai validasi data PMB, makanya saya didampingi oleh Humas PMB juga disini," ujar Helmy.

Disinggung mengenai adanya kaitan pemeriksaan dengan Lampung Nahdliyin Center (LNC) milik tersangka Karomani, Helmy mengaku sama sekali tak ada pertanyaan mengarah kesana.

"Enggak ada ya, hanya proses validasi data PMB," kata dia.

EDITOR

Adi Sunaryo


loading...



Komentar


Berita Terkait