Pencurianbandarlampung

Dipergoki Polisi Patroli, Kawanan Pencuri Gagal Gasak Motor

Dipergoki Polisi Patroli, Kawanan Pencuri Gagal Gasak Motor
Motor korban yang diamankan Polsek Tanjungkarang Timur. Foto IST


BANDAR LAMPUNG (Lampost.co)-- Aksi kawanan pelaku curanmor berhasil digagalkan patroli hunting Unit Reskrim Polsek Tanjungkarang Timur, Bandar Lampung, pada Minggu 20 Desember 2020, sekitar pukul 03.15 WIB. 

Panit Buser Polsek Tanjungkarang Timur, Aipda Guntur Saputra menjelaskan, pelaku yang diduga berjumlah dua orang, gagal membawa kabur sepeda motor milik Jaka Wiradatama (62) warga Kelurahan Sawah Brebes, Tanjung Karang Timur, Bandar Lampung.

"Peristiwa itu, bermula saat Tim Opsnal Polsek Tanjung Karang Timur melakukan Patroli Hunting, di sepanjang wilayah hukum polsek. Saat melintas di kawasan Jalan Parikesit, pada pukul 03.15 wib, petugas mencurigai gerak gerik dua orang pria mengendarai motor di lokasi yang sepi," ujarnya. 

Saat didekati petugas, lanjut Guntur, dua orang tersebut ternyata sedang berupaya merusak kunci pengaman yang terpasang di motor. Meski sempat diberikan tembakan peringatan, namun dua orang diduga kawanan pelaku curanmor tersebut dapat melarikan diri.

"Pelaku berhasil lolos, namun petugas berhasil menyelamatkan satu unit motor korban BE 2686 ACT yang ditinggal para pelaku di pinggir jalan, dengan kondisi kunci stang dalam keadaan rusak. Kemudian kami mencari tahu pemilik motor itu," kata dia.

Ia pun mengatakan, petugas kemudian membangunkan ketua RT setempat, untuk membantu mencari tahu pemilik motor yang nyaris dicuri kawanan pelaku curanmor tersebut. "Kami bersama-sama melihat sepeda motor milik korban, yang ditinggal pelaku di pinggir jalan," terangnya.

Setelah mencocokkan identitas surat kendaraannya, ternyata kendaraan tersebut milik Jaka Wiradatama (62). Petugas bersama korban dan warga, kemudian membawa kembali motor tersebut ke rumah korban. "Korban tidak tahu, kalo rumahnya baru saja disatroni kawanan curanmor, yang mengincar motor yang diparkir di dalam garasi rumah," jelasnya. 

Menurut petugas, aksi pencurian sepeda motor itu dilakukan kawanan curanmor, dengan terlebih dulu merusak gembok pagar rumah korban. Setelah itu, pelaku merangsek masuk ke dalam garasi untuk mengambil sepeda motor korban.

"Para pelaku sebelumnya mendorong motor korban sejauh 50 meter. Kemudian merusak gembok yang terpasang di bagian rem cakram dan merusak kunci stang diduga menggunakan kunci leter T," ucapnya.

Sementara menurut korban, Jaka Wiradatama mengatakan, aksi pencurian itu terjadi saat dirinya sedang terlelap tidur. Korban baru menyadari, jika rumahnya baru saja kedatangan kawanan curanmor yang mengincar motornya. "Kalau nggak dibangunkan RT, saya nggak tahu motor saya mau dicuri. Semalam kan habis ujan, jadi gak denger suara apa-apa," pungkasnya.

EDITOR

Effran Kurniawan

loading...




Komentar


Berita Terkait