Covid-19korona

Dinyatakan Reaktif, Warga Bumidaya Dimakamkan Sesuai Protokol Kesehatan

Dinyatakan Reaktif, Warga Bumidaya Dimakamkan Sesuai Protokol Kesehatan
Pemakaman warga Dusun Semarang, Desa Bumidaya, Kecamatan Palas, Lampung Selatan, saat dimakamkan sesuai protokol kesehatan covid-19 di desa setempat, Rabu, 6 Januari 2021. Dok warga


Kalianda (Lampost.co) -- MN (60) warga Dusun Semarang, Desa Bumidaya, Kecamatan Palas, Lampung Selatan, meninggal dan dimakamkan sesuai protokol kesehatan Covid-19 di desa setempat. Hal itu setelah dinyatakan reaktif dari Rumah Sakit Bob Bazar Kalianda, Lampung Selatan.

MN meninggal saat menjalani isolasi dan perawatan intensif di RSUD Bob Bazar Kalianda. Namun, penyebab meninggalnya MN belum dapat dipastikan terkait paparan covid-19. 

Kepala Dusun Semarang, Ulil, membenarkan salah satu warganya meninggal dan dimakamkan sesuai protokol kesehatan covid-19. Pemakaman tersebut dilakukan sebagai antisipasi pencegahan penyebaran virus covid-19. 

"Informasi dari RSUD Bob Bazar Kalianda, MN sempat di rapid test pada 1 Januari 2021 dan hasilnya reaktif. Sehingga harus menjalani isolasi dan perawatan di rumah sakit Bob Bazar Kalianda," kata dia, Rabu 6 Januari 2021.

Berdasarkan informasi dari RSUD, kata Ulil, MN juga telah menjalani test swab. Namun, hasilnya belum diketahui, karena harus menunggu 14 hari setelah di test swab. 

"Jadi baru reaktif dan belum positif terpapar covid-19, tetapi MN sudah meninggal saat diisolasi. Untuk itu pemakamannya sesuai protokol kesehatan dan petugas yang memakamkan menggunakan APD lengkap," kata dia. 

Sementara itu, Kepala Desa Bumidaya, Dudi Hermana, mengatakan warganya itu diketahui memiliki riwayat penyakit komplikasi, yaitu ginjal dan jantung. "Tapi, pihak rumah sakit menganjurkan menerapkan protokol kesehatan saat pemakamannya. Jenazahnya juga dibungkus sesuai protokol kesehatan dan memakai peti," kata dia. 

 

EDITOR

Effran Kurniawan

loading...




Komentar


Berita Terkait