#disabilitas#pendampingan

Dinsos Provinsi Lampung Dampingi Anak Disabilitas

Dinsos Provinsi Lampung Dampingi Anak Disabilitas
Dinsos Provinsi Lampung Dampingi Anak Disabilitas. (Ilustrasi)


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Dinas Sosial Provinsi Lampung terus berikan perhatian dan pendampingan terhadap penyandang disabilitas yang ada di Provinsi Lampung. Dimana pihaknya mencatat saat ini sebanyak 9.193 penyandang disabilitas yang ada di Provinsi Lampung. 

"Kami memang fokus terhadap penyandang disabilitas, dimana kami ada pendataan secara rutin dan akan menanyakan jika ada kebutuhan yang harus dipernuhi oleh kaum disabilitas," kata Kepala Dinas Sosial, Aswarodi saat dihubungi, Kamis, 9 Desember 2021. 

Ia mengatakan Pemerintah Provinsi Lampung terus laksanakan aksesibilitas yang diberikan melalui Dinsos Lampung dengan berbagai jenis bantuan. 

"Seperti alat bantu kursi roda, kurk (tongkat ketiak), tongkat penuntuk untuk disabilitas netra, alat bantu dengar hingga kaki palsu," paparnya.  

Bantuan tersebut diberikan kepada penyandang disabilitas yang memang membutuhkan dan masuk kedalam golongan masyarakat pra sejahtera. 

"Ada juga memang kaum disabilitas ini yang keluarganya berkecukupan dan masuk katagori mampu, jadi tidak menerima bantuan," katanya. 

Ia memetakan, penyandang disabilitas berdasarkan usia di Provinsi Lampung ada dua jenis data untuk individu yang tinggal bersama keluarga dan Lembaga Kegiatan Sosial (LKS).

Untuk usia 0-5 tahun sebanyak 73 anak, usia 6-18 tahun sebanyak 1.259 anak, usia 19-59 sebanyak 3.715 anak, usia diatas 59 tahun sebanyak 1.387 anak.

Sementara itu untuk data LKs, usia 0-5 tahun sebanyak 53 anak, usia 6-18 sebanyaj 616 anak, usia 19-59 sebanyak 1.835 anak dan di atas 59 tahun sebanyak 255. Dimana untuk total keseluruhan anak disabilitas di Lampung sebanyak 9.193 anak. 

"Pemprov Lampung bersama Ketua PKK juga secara masif lakukan pengawasan dan memantau para disablitas ini di sejumlah lembaga yang menaungi," katanya.

Sehingga upaya untuk ditingkatkannya pelayanan bagi penyandang disabilitas sudah menjadi perhatian, mengingat jumlah para penyandang disabilitas tersebut cukup besar dan mempunyai hak untuk memperoleh layanan.

"Alhamdulillah banyak organisasi atau komunitas yang fokus terhadap isu disabilitas ini ikut serta dalam membantu dan mendampingi ada yang membantu dalam segi bantuan makanan, latihan pekerjaan hingga bantuan alat disabilitas," katanya. 

EDITOR

Sri Agustina


loading...



Komentar


Berita Terkait