#beritalampung#beritapesawaran#bpnt#bansos

Dinsos Pesawaran Bentuk Tim Pengawasan BPNT

Dinsos Pesawaran Bentuk Tim Pengawasan BPNT
Kepala Dinas Sosial Pesawaran Razak. Lampost.co/Putra Pancasila


Pesawaran (Lampost.co): Pemerintah Kabupaten Pesawaran telah membentuk tim pengawasan untuk memastikan tidak adanya paksaan kepada para Keluarga Penerima Manfaat (KPM) bantuan sosial Bantuan Pangan Nontunai (BPNT) agar membelanjakan uangnya di e-warung.

Kepala Dinas Sosial Pesawaran Razak mengatakan, sebelum disalurkan bantuan, pihaknya telah melakukan sosialisasi kepada para pemilik e-warung, dalam peraturan terbaru para penerima diperbolehkan membelanjakan uangnya dimana saja.

"Karena sudah diberitahukan itu. Makanya para pemilik e-warung tidak meminta kepada suplayer untuk menyetok kebutuhan yang biasanya diminta oleh para KPM, sehingga sampai sejauh ini tidak ada informasi yang kami terima terkait pemaksaan ataupun todongan yang dilakukan e-warung kepada para KPM," ujarnya. Rabu, 30 November 2022.

Dia mengatakan pihaknya telah meminta kepada para Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) dan para pendamping, untuk memastikan bahwa di lapangan tidak ada paksaan terkait perbelanjaan dari uang bansos tersebut.

"Kita juga meminta kepada pihak aparat desa untuk ikut mengawasi dan segera melaporkan ke kami apabila adanya todongan yang dilakukan pemilik e-warung kepada para KPM," ujar dia.

Menurut Razak, peraturan saat ini sangat berbeda dibandingkan dengan aturan sebelumnya, warga hanya bisa membelanjakan bansos tersebut di e-warung. Kini aturan itu tidak berlaku lagi.

"Nah, aturan pemerintah pusat di mana saja belanjanya. Tapi yang harus diingat belanjanya ini harus punya nilai karbohidrat. Aturannya seperti itu. Jangan belanja yang lain, tapi yang punya nilai karbohidrat," katanya.

EDITOR

Adi Sunaryo


loading...



Komentar


Berita Terkait