#BANSOS#BERITALAMPUNGSELATAN#BERAS#BPNT

Dinsos Lamsel Minta Penyalur Mengganti Beras

Dinsos Lamsel Minta Penyalur Mengganti Beras
Ilustrasi:Medcom.id


Kalianda (Lampost.co) -- Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Lampung Selatan meminta penyalur (distributor,red) mengganti beras program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).

"Dalam Peraturan Menteri Sosial RI No.20 tahun 2019 tentang penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT)," ujar  Plt Kepala Bidang Bantuan dan Perlindungan Jaminan Sosial Dinas Sosial Lampung Selatan, Beny Candra, di ruang kerja, Selasa, 27 April 2021.

Menurutnya, dari lima orang yang datang melapor ke Dinsos Lampung Selatan telah diterima laporannya. Untuk itu, persoalan ini telah ditindaklanjuti. Bahkan, jika diperlukan pihak Dinsos siap turun ke Desa Sinarpalembang.

"Untuk saat ini baru meminta kepada penyalur untuk mengganti beras yang kualitasnya tidak baik. Tapi, jika pihak penyalur tidak sanggup lagi sesuai dengan kontrak dengan e-Warong tentunya boleh diganti penyalurnya,"katanya.

Sebelumnya diberitakan, buntut dari buruknya beras program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), warga Desa Sinarpalembang, Kecamatan Candipuro, melapor ke Bupati Lampung Selatan. Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun lampost.co, perwakilan warga yang merupakan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Desa Sinarpalembang membuat laporan tertulis yang disertai barang bukti beras bantuan. Laporan yang ditujukan langsung ke Bupati Lampung Selatan Nanang Ermanto dengan Cq Kepala Dinas Sosial, serta tembusan DPRD Lampung Selatan.
"Sudah kami serahkan laporan berikut beras bantuan," ujar Sudaryanto, pelapor, Jumat 23 April 2021.

Warga penerima bantuan sangat berharap laporan bisa langsung ditindaklanjuti, agar ke depannya beras bantuan sesuai ketentuan.
"Harusnya beras yang kami terima kualitas premium, tapi kenyataannya tidak," katanya.

Menurutnya, pendistribusian beras bantuan dikendalikan oknum Kepala Desa Sinarpalembang, sesuai dengan pengakuan dari pemilik e-Warong setempat.
"Ini saja sudah tidak benar, maka kami minta dievaluasi," ujarnya. 

Sementara itu, Kepala Desa Sinarpalembang, Sukoco, mengatakan permasalahan beras bantuan untuk KPM setempat sudah selesai.
"Permasalahan ini sudah selesai, tidak ada masalah lagi, pak Kapolsek dan pak Camat sudah turun," katanya, beberapa hari lalu.

Penyelesaian mengenai kualitas beras, bagi ratusan KPM Desa Sinarpalembang dengan menggantikannya dengan yang baru.
"Sudah diberi tahu, ada sisa berapa kilo beras langsung diganti, sebenarnya berasnya layak, hanya ada kekurangan sedikit," ujar dia.

Menurutnya, suplier bantuan pangan dengan kearifan lokal yang melibatkan distributor dari warga sekitar. 
"Suplier beras dan ayam dari warga sini aja," kata Sukoco.

Ia membantah adanya laporan ayam potong bantuan hanya mencapai seberat 0,8kg, padahal kenyataannya mencapai 1,2-1,4Kg.
"Berdasarkan nota pembelian berat rata-rata 1,2-1,4Kg," ujarnya. 

EDITOR

Wandi Barboy

loading...




Komentar


Berita Terkait