#Covid-19#lampungutara

Dinkes: Takut Dirawat Jadi Faktor Angka Kematian Covid-19 di Lampura Meningkat

Dinkes: Takut Dirawat Jadi Faktor Angka Kematian Covid-19 di Lampura Meningkat
Ilustrasi. Medcom.id/Mohamad Rizal


Kotabumi (Lampost.co) -- Warga Kabupaten Lampung Utara (Lampura) yang meninggal akibat covid-19 selama dua hari terakhir bertambah lima orang. Yakni, tiga orang pada Sabtu dan dua orang pada Minggu, 4 Juli 2021.

Sementara total kasus konfirmasi positif covid-19 bertambah 67 orang. 

"Satu di antaranya masih menunggu hasil swab test atau PCR," kata Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2) Dinas Kesehatan (Dinkes) Lampura, Dian Mauli, Minggu, 4 Juli 2021. 

Baca: Cara Mengunduh Sertifikat Vaksin Covid-19

 

Dengan adanya penambahan tersebut, total kematian akibat pendemi covid-19 di Lampura mencapai 81 orang. 

"Memang belakangan terjadi peningkatan kasus kematian. Kemungkinannya terjadi karena kebanyakan mereka mengidap enggan dirawat meskipun memiliki penyakit bawaan," terangnya.

Dian mengimbau agar anggota keluarga saling menasihati agar warga yang terpapar covid-19 mau untuk mengikuti anjuran pemerintah untuk dirawat di rumah sakit.

"Padahal kalau mereka dirawat, setidaknya mengurangi kemungkinan risiko meninggal dunia," jelasnya.

Rekor kasus terbanyak terkonfirmasi positif masih berasal dari Kecamatan Kotabumi Selatan dengan jumlah 18 orang. Kemudian diikuti Abung Timur (9), Abung Semuli (7), Bukit Kemuning (7), Kotabumi Utara (4), Abung Surakarta (3), Blambangan Pagar (3) dan lainnya.

EDITOR

Sobih AW Adnan

loading...




Komentar


Berita Terkait