#Infrastruktur#jembatan

Dinas PUPR Pesawaran Perbaiki Jembatan Putus di Gedongtataan

Dinas PUPR Pesawaran Perbaiki Jembatan Putus di Gedongtataan
Dinas PUPR menimbang pembangunan jembatan secara permanen baru bisa dilaksanakan pada 2022. Lampost.co/Putra Pancasila Sakti


Pesawaran (Lampost.co) -- Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Pesawaran melakukan perbaikan terhadap jembatan penghubung di Desa Wiyono Kecamatan Gedongtataan yang putus akibat luapan air sungai beberapa waktu lalu.

Kepala Dinas PUPR Kabupaten Pesawaran, Zainal Fikri, mengatakan, setelah ditinjau Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona, pihaknya langsung diperintahkan melakukan perbaikan karena jembatan tersebut merupakan satu-satunya akses penghubung antara Dusun Way Linti dan Dusun Gunung Rejo.

"Meskipun jembatan itu sudah diperbaiki, namun kendaraan yang melintas harus dibatasi. Karena jembatan itu sifatnya untuk penanganan darurat saja. Makanya hari ini kami bersama Aparatur desa Wiyono akan memasang plang pemberitahuan bahwa kendaraan yang boleh lewat hanya sepeda motor dan kendaraan pribadi," ujarnya, Jumat, 29 Januari 2021.

Dirinya mengatakan, rencana untuk pembangunan jembatan permanen diperkirakan bisa dilakukan pada 2022.

"Sebab, jika kita lakukan pada APBD-Perubahan 2021 takut waktunya tidak selesai karena mepet," katanya.

Sementara itu, warga sekitar jembatan, Reza mengaku senang dan berterima kasih kepada Pemerintah Daerah lantaran jembatan tersebut sudah bisa dilalui.

"Meskipun masih sementara. Namun karena jembatan ini menjadi satu-satunya akses kalau warga mau ke sawah ya lewat jembatan ini, kalau rusak seperti kemarin ya repot, apalagi warga yang ada di gunung (Dusun Gunung Rejo) susah kalau mau ke pasar. Jembatan ini juga sering dilewati para pendaki yang mau ke air terjun Gunung Betung," ujar dia.

Sebelumnya, Jembatan penghubung antara Dusun Way Linti dan Dusun Gunung Rejo, Desa Wiyono, Kecamatan Gedongtataan putus akibat diterjang air sungai yang debitnya mengalami peningkatan setelah diguyur hujan dengan intensitas tinggi dalam durasi yang cukup lama.

EDITOR

Sobih AW Adnan

loading...




Komentar


Berita Terkait