#jalanrusak#beritalampung

Dinas PU Lamsel Disebut Takut dengan Pelaksana Proyek Jalan

Dinas PU Lamsel Disebut Takut dengan Pelaksana Proyek Jalan
Salah satu jalan di Natar, yang rusak usai diperbaiki. Lampost.co/Febi


Kalianda (Lampost.co) -- DPRD Lampung Selatan (Lamsel) mendorong Dinas PUPR untuk berani menegur rekanan yang hasil pekerjaannya tidak sesuai spesifikasi perencanaan. Hal itu membuat banyak proyek di kecamatan Natar, yang gagal.

Anggota Komisi 3 DPRD Lamsel, Supri, mengatakan pihaknya telah sampaikan kepada Bappeda Lamsel terkait persoalan itu.

Politikus Partai Nasdem itu berharap Bappeda dan Dinas PU meninjau pembanguan. Dua instansi tersebut juga diminta bekerja sama dengan konsultan. "Kami menyarankan Bappeda, Dinas PU, dan pengawas lapangan benar-benar berani menegur rekanan kalau pengerjaan tidak sesuai spesifikasi. Jadi mereka ini jangan takut dengan pelaksana di lapangan," kata Supri, Jumat, 9 September 2022. 

Pihaknya juga akan mempelajari penyebab kualitas jalan yang tidak sesuai perencanaan itu hingga tonase kendaraan yang melintasi jalan tersebut. 

Untuk diketahui, sejumlah proyek jalan yang rusak usai beberapa saat diperbaiki di Natar diantaranya, Jalan penghubung desa Tanjungsari dan Waisari (SMP 5 Natar), Jalan Poros Desa Mandah, jalan penghubung Kalisari dan Tanjungsari, Jalan penghubung Desa Merak Batin dan Kali Sari (Jalan Amoi) jalan lapen di Dusun Umbul Bangkok Desa Merakbatin. 

EDITOR

Effran Kurniawan


loading...



Komentar


Berita Terkait