#pasarsmep#dinasperdagangan

Dinas Perdagangan Masih Menunggu Penyerahan Gedung Pasar SMEP

Dinas Perdagangan Masih Menunggu Penyerahan Gedung Pasar SMEP
Proses pembangunan Pasar SMEP tahap kedua oleh Pemkot Bandar Lampung, untuk progres fisik telah tercapai sekitar 90 persen. Istimewa


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Dinas Perdagangan Bandar Lampung masih menunggu penyerahan gedung Pasar SMEP yang kini proses pembangunannya telah mencapai 90 persen. Jika penyerahan sudah dilakukan, dinas akan bisa menempatkan para pedagang, khususnya para pedagang lama yang menjadi prioritas.

Kepala Dinas Perdagangan Bandar Lampung Adiansyah mengatakan untuk penempatan para pedagang, pihaknya masih menunggu hasil pembangunan dan penyerahan gedung. "Kami menunggu penyerahan (gedung Pasar SMEP). Kalau belum diserahkan belum bisa menentukan lokasi pedagang di mana saja dan siapa saja yang akan menempati lokasi los beserta kios," ujarnya, Rabu, 4 November 2020.

Terkait data pedagang, dia menyebutkan pihaknya tentu memiliki data tersendiri para pedagang Pasar SMEP. Data tersebut dipadukan dengan yang dimiliki Paguyuban Pedagang Pasar SMEP. 

"Sudah beberapa kali kami mengadakan pertemuan dengan paguyuban guna memadukan data pedagang. Teknisnya kami minta arahan pimpinan dahulu, yang penting data pedagangnya kami verifikasi terus," kata dia.

Dia menyatakan berdasarkan pencocokan data bersama dengan paguyuban, terdapat beberapa pedagang lama sudah tidak berdagang lagi. "Yang kami utamakan itu pedagang lama dan masih berdagang," ujarnya.

"Data pedagang ini belum bisa kita ekspose karena belum tahu arahan pimpinan seperti apa, apakah hanya fokus pedagang lama atau juga termasuk pedagang hamparan karena banyak juga pedagang yang baru dan lama," katanya. 

Mekanisme pembagian penempatan pedagang Pasar SMEP akan diberlakukan penomoran dan diatur Dinas Perdagangan. Hal itu mengantisipasi adanya keributan saat penempatan nantinya. 

EDITOR

Muharram Candra Lugina

loading...




Komentar


Berita Terkait