#newnormal#pariwisata#destinasiwisata

Dinas Pariwisata Kota Arahkan Tempat Wisata Menuju New Normal

( kata)
Dinas Pariwisata Kota Arahkan Tempat Wisata Menuju <i>New</i> Normal
Ilustrasi. Dok./Lampost.co

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Dinas Pariwisata (Dispar) Bandar Lampung mulai mengarahkan seluruh tempat usaha wisata untuk mempersiapkan diri memasuki masa new normal atau tatanan kehidupan baru. Pengelola tempat usaha wisata harus memenuhi kriteria, seperti tersedianya sarana protokol kesehatan mulai dari penerapan kawasan wajib masker dan terdapat tempat cuci tangan.

Dispar juga meyakinkan masyarakart untuk tidak perlu khawatir akan jaminan kesehatan karena di era saat ini seluruh tempat usaha diperbolehkan aktif kembali namun harus menerapkan protokol kesehatan.

"Kami memberi keyakinan saja masyarakat tidak usah takut lagi untuk datang ke destinasi wisata selagi protokol kesehatan dijalankan karena sudah disiapkan tempat cuci tangan, jaga jarak dan lain-lain. Intinya sudah diarahkan ke new normal," ujar Kepala Dispar Bandar Lampung M. Yudhi, Selasa, 21 Juli 2020.

Pihaknya mengungkapkan kini tempat destinasi wisata di Bandar Lampung sudah kembali aktif dalam mendukung penerapan tatanan kehidupan baru dan memperbaiki ekonomi daerah yang sempat menurun.

"Beberapa tempat wisata sudah mulai beraktivitas kembali namun secara bertahap karena memberi keyakinan kepada masyarakat tidak mudah. Sementara masyarakat jenuh, tapi balik lagi rasa takut pasti ada, lama-lama insya Allah sudah kembali seperti biasa," ujarnya.

Namun mengenai event kegiatan pariwisata tahunan yang kerap dilaksanakan Dispar setempat, dia mengatakan belum dapat dilakukan karena anggaran daerah tengah fokus pada penanganan Covid-19.

"Kalau event sementara ini belum ada kegiatan karena dananya ditarik untuk penanganan Covid-19 sesuai arahan pusat," katanya.

Dia juga mendukung dengan adanya peraturan gubernur (pergub) Lampung tentang new normal. Oleh sebab itu, seluruh lapisan masyarakat harus bersama mempersiapkan diri. "Dengan adanya pergub new normal itu nanti wajib pakai masker. Kami berusaha untuk mempersiapkan ke arah new normal ini berjalan lancar," katanya.

EDITOR

Muharram Candra Lugina

loading...

Berita Terkait

Komentar