#UMKM#BERITALAMPUNG

Dinas Koperasi Nilai Usaha Kuliner Paling Bisa Bertahan di Tengah Pandemi

Dinas Koperasi Nilai Usaha Kuliner Paling Bisa Bertahan di Tengah Pandemi
Dok Kuliner Lampung


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Usaha di bidang kuliner merupakan usaha yang dinilai paling bisa bertahan ketimbang usaha kecil menengah (UKM) lainnya ditengah pandemi covid-19. Apalagi setiap orang pasti membutuhkan makanan dan minuman dalam memenuhi kehidupan sehari-harinya.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Lampung, Syamsurizal Ari. Ia menceritakan bahwa sektor UKM banyak bentuknya seperti usaha di bidang kuliner, fashion, pendidikan, otomotif, tour and travel, industri kreatif, kecantikan, event organizer, dan lain sebagainya.

Namun, yang lebih hidup di tengah pandemi covid-19 ini ialah usaha di bidang kuliner.

 "Yang paling mampu bertahan di tengah pandemi ini usaha dibidang kuliner," kata Syamsurizal melalui telepon, Minggu, 6 Juni 2021.


Ia mengatakan meski terdampak pandemi, UKM harus tetap hidup dan bangkit. Pemerintah juga sudah memberikan bantuan program Bantuan Presiden Produktif untuk Usaha Mikro (BPUM) atau Bantuan Langsung Tunai (BLT). Kemudian, pemerintah daerah juga siap meningkatkan capacity building bagi pelaku UMKM, memberikan bantuan, pendampingan, dan pelatihan.


Di Lampung, sebanyak 147 ribuan UMKM tersebar di kabupaten/kota. Perlu sinergisitas bersama untuk terus membangkitkan ekonomi kerakyatan. Tidak hanya peran Dinas Koperasi dan UMKM, tapi instansi lain seperti Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Dinas Perdagangan dan Perindustrian, Dewan Kerajinan Nasional Daerah, Perbankan, dan sebagainya.


"UMKM ini merupakan kewajiban dan tanggungjawab semua. Tugas pemerintah mendorong seluruh sektor supaya bisa bersinergi dan program-program yang ada bisa berjalan baik," katanya. 

 

EDITOR

Wandi Barboy

loading...




Komentar


Berita Terkait