#sidang#pencabulan#remaja#beritalampung

Diimingi Uang, Pria 60 Tahun Setubuhi Remaja Hingga 5 Bulan

Diimingi Uang, Pria 60 Tahun Setubuhi Remaja Hingga 5 Bulan
Ilustrasi (Google image)


BANDAR LAMPUNG (Lampost.co)--Dengan iming-iming uang Rp150 ribu Subandi (60), warga Jalan Manggis, Way Halim Permai, Bandar Lampung, tega mencabuli anak SMA berstatus anak di bawah umur berinsial JA (14) hingga hamil 17 Minggu. Hal ini terungkap dalam sidang tertutup di Pengadilan Negeri Tanjungkarang, Kamis (11/4).

JA diketahui telah dicabuli sejak 9 Oktober tahun lalu,  terdakwa diketahui telah melakukan pencabulan 9 kali terhadap korban hingga hamil. Jaksa Penuntut Umum Elis Mustika, mendakwa Subandi dengan dua pasal sekaligus pertama Perbuatan terdakwa sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam pasal  81 ayat (1) UURI No.17 tahun 2016 tentang Perpu No.1 tahun 2016 tentang Perubahan kedua atas UURI No.23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak menjadi Undang-Undang jo pasal 64 ayat (1) KUHP. 
Kedua Perbuatan terdakwa sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam pasal  81 ayat (2) UURI No.17 tahun 2016 tentang Perpu No.1 tahun 2016 tentang Perubahan kedua atas UURI No.23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak menjadi Undang-Undang jo pasal 64 ayat (1) KUHP.

Jaksa menerangka berawal pada tahun 2018 terdakwa berkenalan dengan saksi Korban, karena terdakwa mengantar kakak korban, selanjutnya antara korban dan terdakwa sering berkomunikasi, hingga akhirnya terdakwa mulai berani merayu dan membujuk Saksi Korban untuk bertemu dengan terdakwa dan terdakwa berjanji kepada Saksi Korban akan membelikan makanan dan memberi uang, sehingga  Saksi Korban mau diajak bertemu, hingga akhirnya terdakwa melakukan perbuatan tersebut secara berturut–turut.

"Pertama Terdakwa melakukan perbuatan cabul pada Senin 08 Oktober 2018 sekira  Pukul 09.00 Wib, terdakwa mengirim pesan via SMS kepada Saksi Korban berisi “ Nanti om tunggu ditempat biasa “ dan dijawab oleh Saksi Korban “ Iya om“. Saksi Korban bertemu dengan Terdakwa yang saat itu mengendarai mobil dan selanjutnya Saksi Korban langsung naik mobil yang dikemudikan oleh Terdakwa," kata Jaksa.

Didalam mobil terdakwa menyuruh korban melakukan oral seks namun korban tidak mau. Selanjutnya tidak berapa lama, mobil yang dikendarai Terdakwa berhenti lalu korban langsung turun dari mobil kemudian Terdakwa mengajak Korban masuk kedalam rumahnya, pencabulan pertama pun terjadi dimana saat itu terdakwa menyuruh korban melakukan oral. Pencabulan, keempat dilakukan korban dengan menyetubuhinya hingga berulangkali sebanyak lima kali diwaktu dan yang berbeda, Hinga korban hamil.

EDITOR

Febi Herumanika

loading...




Komentar


Berita Terkait