#Dishub#KIR#Lamteng#beritalampung

Dishub Lamteng Targetkan Layani KIR 12 Ribu Kendaraan Setahun

Dishub Lamteng Targetkan Layani KIR 12 Ribu Kendaraan Setahun
Kadishub Lamteng Syukur Kersana berikan arahan kepada staf di ruang pelayanan KIR. (Foto:Lampost/Wahyu)


GUNUNG SUGIH (Lampost.co)--Dinas Perhubungan Lampung Tengah membuat sejumlah inovasi dalam pelayanan pengujian (KIR) kendaraan. Ditargetkan selama 2018 Dishub Lamteng mampu melayani pengujian 12.000 kendaraan.
Kepala Dishub Lamteng, Syukur Kersana, Rabu (21/2/2018), mengatakan pelayanan KIR kendaraan merupakan salah satu sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD). Guna mengoptimalkan sektor tersebut, Dishub Lamteng membuat sejumlah terobosan yang diharapkan mampu menggerakkan kesadaran masyarakat untuk mengajukan KIR. Menurut Syukur, langkah awal dimulai dengan memperbaiki pelayanan KIR di kantor Dishub Lamteng.

Dishub menerapkan strategi pelayanan cepat, mudah dan nyaman. Dari sisi waktu, menurut Syukur, Dishub dapat memberikan pelayanan hanya dalam waktu 28 menit dari pemohon datang hingga selesai. Dishub memproses pendaftaran dalam tiga menit. Kemudian dalam proses pemeriksaan, melakukan identifikasi kendaraan dan pra uji (4 menit), uji emisi (3), ply detector dan lorong uji (3), Axie load meter/timbangan (3), Head light tester/uji lampu (2), side slip tester/kincup roda depan (2), brake tester/uji rem (3), speedometer tester (2), dan pengesahan tanda lulus uji dalam waktu tiga menit.

"Kami hanya perlu waktu 28 menit. Selama menunggu, kami siapkan ruang tamu dan tempat duduk yang nyaman dan ruang berAC. Jadi pelayanan terbaik akan kami berikan. Targetnya kurang lebih 12 ribu terlayani dalam setahun," kata Syukur.
Selain mempercepat pelayanan, lanjut Syukur, mulai Maret 2018 Dishub juga akan rutin meluncurkan armada untuk jemput bola melalui program KIR masuk Kampung (KMK). 
"Proses administrasi bisa dilakukan di tempat asal pemilik kendaraan melalui armada yang jemput bola. Jadi mereka datang ke kantor tinggal uji kendaraannya. Itu lebih cepat lagi. Mungkin tidak sampai 15 menit," kata Syukur.
Rencananya inovasi akan terus dikembangkan dengan  KIR online. "Mudah-mudahan bisa segera terealisasi. Jadi pendaftaran KIR bisa online. Di kantor hanya menguji kendaraan," terangnya.

EDITOR

Wahyu Pamungkas

loading...




Komentar


Berita Terkait