narkoba

Diduga Sering Nyabu, Warga Gunung Batin Dibekuk Polisi

Diduga Sering Nyabu, Warga Gunung Batin Dibekuk Polisi
Pelaku T alias Pasei dan barang bukti. (Dok)


GUNUNG SUGIH (Lampost.co) -- Menindaklanjuti informasi masyarakat, Sat Narkoba Polres Lampung Tengah membekuk T alias Pasei (40), warga Gunung Batin, Kecamatan Terusan Nunyai, Lampung Tengah, yang sedang asyik menikmati narkotika jenis sabu-sabu, Jumat (11/12/2020) dini hari. 

Kasat Narkoba AKP Hendra Gunawan mewakili Kapolres Lampung Tengah AKBP Popon Ardianto Sunggoro, mengatakan anggotanya telah menangkap seorang pria, berinisial T alias Pasei (40) yang menggunakan narkotika jenis sabu-sabu di dalam rumahnya.

AKP Hendra menjelaskan, berdasarkan laporan masyarakat, rumah T alias Pasei sering digunakan sebagai tempat untuk mengonsumsi sabu-sabu. 
Dengan dasar informasi masyarakat, tim anggota opsnal Satres Narkoba Polres Lampung Tengah menyelidik lokasi. 

"Setelah kami melakukan penyelidikan, pelaku T alias Pasei yang sedang mengonsumsi narkotika langsung kami tangkap," kata dia. 

Hasil penggeledahan, ditemukan barang bukti dua bungkus plastik klip berisikan kristal putih diduga narkotika seberat 0,20 gram, dua set alat hisap sabu lengkap, dua buah pipa kaca/pirek, lima buah sedotan, satu bungkus kotak rokok.

"Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku T alias Pasei kami bawa ke Polres Lampung Tengah guna dilakukan penyidikan berikut barang bukti yang diamankan, serta melakukan pengembangan kasus ini," jelasnya. 

Pelaku T alias Pasei akan dijerat dengan pasal 112 ayat 1 dan atau Pasal 127 ayat 1 UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, setiap orang tanpa hak atau melawan hukum memiliki, menyimpan, menguasai atau menyediakan narkotika golongan 1 bukan tanaman atau setiap penyalahguna narkotika bagi diri sendiri. Dipidana dengan hukuman penjara selama 12 tahun dan pidana denda paling sedikit Rp800 juta dan paling banyak Rp8 miliar. 

 

EDITOR

Ricky Marly

loading...




Komentar


Berita Terkait