#solar#tanggamus

Diduga Mengecor Solar, Satreskrim Polres Tanggamus Amankan Mobil Berisi Tangki Modifikasi 

Diduga Mengecor Solar, Satreskrim Polres Tanggamus Amankan Mobil Berisi Tangki Modifikasi 
Satreskrim Polres Tanggamus menyita mobil kijang berisi tangki modifikasi untuk mengecor solar di SPBU Pekon Banjar Negeri, Gunungalip, Tanggamus, Kamis, 14 April 2022. (Dok Polres Tanggamus)


Kotaagung (Lampost.co) -- Satu unit mobil Toyota Kijang warna silver dengan nomor polisi (nopol) BE 2108 VS berisi drum plastik berukuran 1000 liter yang sudah dimodifikasi disita Satreskrim Polres Tanggamus. Kendaraan tersebut disita atas dugaan akan mengecor solar di areal stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Pekon Banjarnegeri, Gunungalip, Tanggamus.

Kasat Reskrim Polres Tanggamus Iptu Hendra Safuan, mengatakan kendaraan tersebut disita saat berada di areal SPBU Banjarnegeri diduga hendak mengecor solar. 

Selain kendaraan tersebut, petugas turut mengamankan dua remaja berinisial NF (17) dan ER (17) warga Kecamatan Pugung yang berada di dalam kendaraan. 

"Kendaraan berikut dua remaja yang berada di mobil itu diamankan dini hari tadi, Kamis, 14 April 2022 sekitar pukul 00.30 WIB," kata AKP Hendra Safuan di Mapolres Tanggamus, Kamis, 14 April 2022. 

Pihaknya mendapatkan informasi adanya kendaraan Toyota Kijang nopol BE 2108 VS yang akan mengecor solar di SPBU Pekon Banjarnegeri. Berdasarkan informasi itu, mereka mendatangi SPBU Banjarnegeri dan mengamankan mobil tersebut. Dalam mobil itu, terdapat satu drum plastik berukuran 1000 liter yang sudah dimodifikasi, satu unit mesin penyedot air, dan dua selang ukuran 1,5 meter. 

"Selanjutnya barang bukti berikut pemilik kendaraan diamankan ke Polres Tanggamus guna dilakukan penyelidikan lebih lanjut," jelasnya. 

Kasat menambahkan, terhadap kedua remaja tersebut diduga menyalahgunakan pengangkutan dan atau niaga bahan bakar minyak, yang disubsidi pemerintah sebagaimana diatur dalam Pasal 55 Perubahan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi. 

Hal itu juga sesuai Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja Jo Bagian Kesatu Keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Nomor : 37.K/HK.02/MEM.M/2022 tentang Jenis Bahan Bakar Minyak Khusus Penugasan. 

"Keduanya NF dan ER sementara diamankan di Polres Tanggamus sebab diduga melakukan aktivitas pembelian minyak solar di SPBU Banjarnegeri," tandasnya. 

 

EDITOR

Wandi Barboy

loading...




Komentar


Berita Terkait