#beritalampung#beritalampura#kebakaran#peristiwa

Diduga Korsleting Listrik, Rumah Panggung di Abung Tinggi Ludes Terbakar

Diduga Korsleting Listrik, Rumah Panggung di Abung Tinggi Ludes Terbakar
Kobaran api melalap rumah dan seisinya yang sebagian besar terbuat dari kayu. Dok/Warga


Kotabumi (Lampost.co): Sebuah rumah panggung di Desa Skipi, Kecamatan Abung Tinggi, Lampung Utara habis dilalap si jago merah, Selasa, 21 Maret 2023, petang. Beruntung kejadian itu tidak menelan korban jiwa. Kuat dugaan penyebab kebakaran akibat korsleting listrik atau arus pendek listrik.

Kepala Desa Skipi, Jamili mengungkapkan, kejadian itu menimpa rumah mantan kepala Desa Skipi Darmawi hingga menyisakan arang.

"Maklum itu rumah panggung zaman dahulu yang masih menggunakan kayu-kayu lama, seperti tenam dan lainnya hingga tak menyisakan apapun didalamnya," ujarnya.

Baca juga:  Operasi Pengamanan Pasar Tradisional Digelar di Lamteng, Pastikan Tak Ada Preman dan Pungli

Saat kejadian, lanjut dia, pemilik sedang berada di kolam dan hanya ditinggali oleh sang anak dan menantunya.

"Kejadian itu sehabis ashar. Anak yang nunggu kebetulan berada di sana. Kalau penyebab dugaan korsleting itu karena ada warga yang mendengar ada bunyi letupan cukup keras yang diduga berasal dari sambungan sakelar casan HP, dan sekejap api telah membubung tinggi," ujar Jamili.

Warga sekitar yang melihat langsung berbondong-bondong dengan alat seadanya membantu memadamkan kobaran api. Namun sayang, tidak sampai satu jam telah api yang besar menghabiskan seluruh bangunan beserta isinya.

"Cuma satu jam itu kobaran api terjadi, maklum keadaan sedang panas sementara masyarakat membantu memadamkan api dengan ember dan alat seadanya dari rumah," terangnya.

Pihaknya berharap kepada pemerintah untuk dapat menyediakan mobil pemadam kebakaran (damkar) di kecamatan setempat.

"Minimal satu lah (mobil pemadam) yang stand by di kantor camat. Untuk mengantisipasi kebakaran," ujarnya.

Akibat kebakaran tersebut, ditaksir kerugian kurang lebih mencapai Rp100 juta.

EDITOR

Adi Sunaryo


loading...



Komentar


Berita Terkait