#Pilkades#Tubaba#Pemilihan#Kepala#Tiyuh

Diduga Ada Ritual Mistis Jelang Pilkades Tubaba

Diduga Ada Ritual Mistis Jelang Pilkades Tubaba
Taburan tanah bercampur bunga bertaburan di Halaman balai Tiyuh Dayaasri kecamatan Tumijajar kabupaten Tulangbawang Barat. (foto:lampost/sobirin)


PANARAGAN (Lampost.co) -- Sebanyak 19 Tiyuh di Kabupaten Tulangbawang barat (Tubaba) besok, Rabu (10/10/2018) akan menggelar pemilihan kepala desa/tiyuh (Pilkades) atau kepala desa serentak. Berbagai persiapan dilakukan oleh semua pihak terkait termasuk warga di tiyuhnya masing-masing agar pelaksanaan Pilkades berjalan secara maksimal dan kondusif.

Di tengah hiruk-pikuk tersebut, di temukan benda benda berbau magis berupa taburan tanah bercampur bunga oleh warga Tiyuh Dayaasri kecamatan Tumijajar lima hari sebelum pesta rakyat tersebut di gelar.

Kejadian ini sontak membuat geger warga sekitar, sebagaimana di kutip dari unggahan video berdurasi 0.38 detik oleh netizen melalui akun Facebook Tabib Nurhamid pada 5 Oktober 2018 kemarin.

"Daya Asri Memanas !!! Ada taburan tanah dan bunga..Jelang pemilihan kepala Tiyuh ada kejadian ini di halaman Balai Tiyuh, Siapa pelakunya belum jelas, jangan sampai terprovokasi, semoga Panitia Pilkati Daya Asri tetap tabah dan dapat mengungkap pelakunya," demikian status yang di sertai foto dan video berdurasi 0.9 menit tersebut.

Dalam video terdengar suara pria yang mengatakan "Di depan balai desa, pagi ini tanah bercampur kembang kembang ditaburkan di depan kantor balai tiyuh, astagfirullah," demikian ucap pria tersebut sambil merekam suasana.

Unggahan tersebut mendapat banyak komentar dari warga net, ada 120 komentar dengan berbagai spekulasi nya, ada yang berpendapat hal tersebut merupakan upaya untuk meraih kemenangan, namun juga ada yang berpendapat hal tersebut hanyalah perbuatan orang iseng yang tidak bertanggung jawab ingin membuat suasana Pilkati tidak kondusif.

"Mudah mudahan gak ada unsur kleniknya pak,  hanya sebatas tanah dan bunga biasa, harus matang dan bijak menyikapinya agar terhindar dari fitnah dan saling curiga sesama warga kampung, dan akhirnya rame, nah itulah misi adu domba mereka berhasil," demikian di kutip dari salah komentar warga net dengan akun Facebook Nyoman suwaste.

 

 

 

EDITOR

Ahmad Sobirin

loading...




Komentar


Berita Terkait