Pencabulanperkosa

Diancam Golok, Ibu di Jabung Diperkosa Tetangga

Diancam Golok, Ibu di Jabung Diperkosa Tetangga
Ilustrasi. Google Images


SUKADANA (Lampost.co) – Tekab 308 Polsek Jabung meringkus AS (32), Sabtu, 7 Maret 2020 sekitar pukul 00.40 Wib. Warga Kecamatan Jabung tersebut ditangkap karena diduga memperkosa seorang ibu rumah tangga, tetangganya sendiri.

Kapolsek Jabung AKP Fredy Aprisa Putra, mendampingi Kapolres Lamtim AKBP Wawan Setiawan menjelaskan, AS diringkus petugas bermula dari terjadinya kasus perkosaan yang menimpa Mawar (44), (bukan nama sebenarnya), pada Kamis, 5 Februari lalu, sekitar pukul 23.30 Wib.

Pada kejadian tersebut, korban yang sedang tidur bersama anaknya yang berusia enam tahun di dalam kamar, terbangun karena selimut yang digunakan ditarik oleh tersangka.

Setelah korban terbangun, tersangka dengan sebilah golok kemudian mengancam akan membunuh korban serta anaknya jika berteriak dan tidak menuruti kemauannya.

Sambil mengancam korban, pelaku kemudian menarik tangan korban dan membawanya ke kamar belakang. Di kamar belakang itulah korban diperkosa oleh pelaku.

"Usai melakukan aksi bejatnya tersebut, tersangka kembali mengancam akan menghabisi keluarga korban jika kejadian itu diceritakan kepada orang lain," kata dia, Sabtu.

Namun kata AKP  Fredy, oleh korban kejadian itu tetap diceritakan kepada keluarganya yang akhirnya memutuskan untuk melaporkan kajadian tersebut ke Mapolsek Jabung.

"Berbekal laporan tersebut Tekab 308 Mapolsek Jabung dipimpin oleh Wakapolsek Ipda Poltak Pak Pahan, langsung melakukan penyelidikan, hingga akhirnya dapat meringkus tersangka AS, saat sedang berada di rumah salah seorang temannya," ujarnya.

Dihadapan petugas, tersangka AS mengakui memperkosa korban karena tergiur dengan tetangganya itu. Ia mengaku masuk ke dalam kamar korban setelah mencongkel dinding belakang rumah yang terbuat dari papan.

"Selain meringkus tersangka AS, petugas juga mengamankan sejumlah barang bukti berupa, sebilah golok sepanjang 40 cm bergagang kayu warna coklat, kain seprai milik korban, kemudian celana jeans warna biru, baju kemeja warna coklat, dan celana dalam warna hijau milik pelaku," ungkapnya.

EDITOR

Winarko

loading...




Komentar


Berita Terkait