#pencurian#kriminal#beritalampung

Diajak Curi Sapi, Anak: Saya Kecewa Ayah Melarikan Diri

Diajak Curi Sapi, Anak: Saya Kecewa Ayah Melarikan Diri
Pencuri memasukkan seekor sapi ke dalam mobil Honda Mobilio. Istimewa


Metro (Lampost.co) – Seorang anak di bawah umur, inisial ZD yang menjadi tersangka pencurian sapi kini mendekam di sel Polres Metro. Sementara, dalang dari aksi kriminal itu, yaitu SP, sang ayah yang masih dalam pengejaran petugas karena melarikan diri saat hendak ditangkap warga.

ZD mengaku kecewa terhadap ayahnya yang meninggalkannya sendiri hingga tertangkap. Dia pun berpesan agar sang ayah mau menyerahkan diri ke polisi.

"Sekarang ayah kabur. Saya sangat kecewa dengan ayah karena sudah ditinggal. Harapannya ayah bisa menyerahkan diri. Ayah, serahkan diri saja. Temani aku di sini," ungkap tersangka ZD.

ZD mengaku hanya diajak ayahnya untuk mengecek kondisi jalan dan rumah yang menjadi targetnya. Sebelumnya berakhir, keduanya melihat kondisi sekitar. Saat itu lampu depan rumah menyala, tetapi dalam keadaan kosong. Namun, sebelum melancarkan aksinya tersangka berputar-putar terlebih dulu ke arah Pekalongan.

“Selesai berputar-putar itu kami balik lagi. Saya tunggu di mobil dekat sawah dan ayah yang turun," kata dia.

Dia menjelaskan, cara memasukan sapi ke dalam mobil awalnya bagian kepala dulu. Lalu kaki depan di ikat dan di dorong. Setelah masuk semua kaki belakang di ikat.

"Waktu mengambil belum ada warga yang tahu. Untuk dijualnya saya juga kurang paham. Saya hanya ikut saja, karena memang semua yang suruh itu ayah saya," ujarnya.

Kasatreskrim Polres Metro, AKP Firmansyah, mengatakan kedua tersangka merupakan ayah dan anak warga Kelurahan Yosorejo, Kecamatan Metro Timur.

"Jadi ada warga yang merasa kehilangan sapi, masyarakat ini cari-cari kebetulan pelaku ini belum keluar dari kampung 23 Karang Rejo. Waktu nyenter ke arah mobil Honda Mobilio langsung kabur. Warga menghubungi kami dan langsung cek ke sana. Saat kami temukan mobil itu masuk siring dengan velg pecah," kata dia.

Menurutnya, sang ayah tega meninggalkan anaknya tertangkap dan nyaris dihakimi warga. "Saat dikejar, bapaknya ini langsung lompat ke luar mobil dan kabur meninggalkan anaknya," ujarnya.

Dari penangkapan itu, lanjutnya, petugas menemukan seekor sapi dan satu buah senjata tajam jenis golok kecil di dalam mobil yang diduga digunakan untuk memotong tali ternak. "Saat digeledah, sapi itu ada di dalam mobil dan tersangka tidak bisa mengelak," pungkasnya.

Dengan aksi tersebut, tersangka ZD dijerat Pasal 363 KUHP dengan hukuman penjara paling lama 7 Tahun.

EDITOR

Effran Kurniawan

loading...




Komentar


Berita Terkait