#DPRD#COVID-19

Dewan Usulkan Insentif Pamong Ditambah pada Masa Covid-19

Dewan Usulkan Insentif Pamong Ditambah pada Masa Covid-19
Anggota Komisi I DPRD Kota Metro, Amrullah. Lampost.co/Bambang Pamungkas


Metro (Lampost.co) -- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Metro meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Metro untuk menaikkan insentif bagi RT dan RW selaku garda terdepan dalam penanggulangan covid-19 di tingkat kelurahan. 

Anggota Komisi I DPRD Kota Metro, Amrullah mengatakan, terkait dengan kepegawaian pamong seperti RT dan RW itu masuk klasifikasi pihak yang membantu pemerintah dalam pelaksanaan program dari Kepala Daerah setempat. 

"Tunjangan insentif pamong juga masuk dalam sembilan program unggulan dari wali kota metro sebelum terpilih. Ditambah lagi saat ini pamong merupakan garda terdepan yang membantu pemerintah untuk melaksanakan program yang dijalankan. Untuk saat ini insentif pamong sendiri sekitar Rp250 ribu," kata dia, Rabu, 07 Juli 2021. 

Dia menjelaskan, saat ini pamong juga merupakan representasi dari pilihan rakyat, dimana amanah dan tanggung jawab pamong merupakan percontohan dari Kepala Daerah itu sendiri. 

"Saya amat sangat mendukung untuk ditambah lagi insentif pamong. Karena program-program yang memang positif dari Wali Kota untuk masyarakat luas. Kemudian bersama-sama kita lihat dan dikaji harus ada pembuktiannya. Cepat atau lambatnya ada di kebijakan Wali Kota," ujarnya. 

Menurutnya, kenaikan insentif pamong ini sudah bisa dibahas pada APBD perubahan dan dapat segera direalisasikan oleh Wali Kota.  

"Untuk ideal nya kalau kita study komparasi dan study banding dengan Kota Bandar Lampung itu paling tidak setengah nya. Ini memang sudah sebanding dengan pendapatan Kota Metro sendiri. Kalau dari kemampuan Kota Metro mampu, hanya tinggal kebijakan nya saja," kata dia. 

Dia menambahkan, Kota Metro ini tidak terlalu luas, hanya memiliki lima kecamatan dari 22 kelurahan. Itu artinya Wali Kota dapat merealisasikannya. 

Saat ini peran pamong di masa pandemi covid-19 ini, mereka merupakan garda terdepan dalam penanganan tingkat kelurahan. 

"Justru idealnya mengingat ditambahnya pekerjaan lebih masuk akal lagi. Karena seluruh yang menangani masalah covid-19 seperti tenaga kesehatan mendapatkan insentif tambahan," tambahnya. 

 

EDITOR

Wandi Barboy

loading...




Komentar


Berita Terkait