#covid-19Lampung#vaksin

Dewan Menilai Warga Takut Mati karena Covid-19

Dewan Menilai Warga Takut Mati karena Covid-19
Serbuan Vaksinasi TNI-Polri di GSG Unila. MTVL/Putri Purnama


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Anggota Komisi V DPRD Provinisi Lampung Deni Ribowo mengatakan kejadian di salah satu gerai Pizza Hut mencerminkan pandangan warga atas pentingnya vaksinasi Covid-19.

Warga yang menerima informasi langsung datang ke lokasi tanpa melakukan konfirmasi ke pihak-pihak yang disebutkan sebagai tuan rumah vaksinasi.

“Itu tandanya warga antusias ikut program vaksinasi, mereka takut mati,” ujarnya saat meninjau vaksinasi di GSG Unila, Sabtu, 24 Juli 2021.

Namun Deni menyayangkan sikap warga yang terlalu mudah terprovokasi dengan berita-berita bohong yang beredar. Ia berharap kedepannya masyarakat bisa memilah informasi, agar tidak menjadi korban hoaks.

“Pastikan dulu infonya benar, baru datang ke lokasi yang disebutkan. Selebaran itu saja tidak ada kop surat atau cap dari instansi mana-pun, harusnya masyarakat mengkonfirmasi dulu misalnya ke Polresta atau Polda Lampung,” kata dia.

Sementara Wakil Ketua Tim Biddokkes (Bidang Kedokteran Kesehatan) Polda Lampung AKBP Legowo Hamijaya mengatakan bahwa pihaknya hari ini, Sabtu, 24 Juli 2021, melaksanakan vaksinasi mobil di GSG Unila, yang merupakan program nasional 2 juta dosis vaksin Polri.

“Kami melaksanakan vaksinasi di Unila untuk dosis ke-dua, yang dilakukan di 4 tempat yaitu GSG, aula FK Pertanian, FK MIPA, dan rektorat,” ujarnya.

AKBP Legowo juga mengimbau kapada masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam menerima informasi. Mengenai mobil vaksinasi milik Polda, pastikan ada banner-banner Serbuan Vaksinasi TNI-Polri.

“Semoga tidak ada lagi informasi-informasi bohong yang beredar di masyarakat mengenai vaksinasi,” ujarnya.

EDITOR

Winarko

loading...




Komentar


Berita Terkait