#guru#waykanan

Dewan Beri Pendampingan Hukum kepada Guru di Lampung

Dewan Beri Pendampingan Hukum kepada Guru di Lampung
Dari kiri ke kanan: Anggota DPRD Lampung Deni Ribowo didampingi Bupati Way Kanan, Raden Adipati Surya, dan Lawyer Resmen Kadafi menerangkan lembaga advokasi guru yang melakukan pendampingan hukum kepada para guru. Foto: Lampost.co/Salda Andala


Bandar Lampung (Lampost.co)-- Anggota Komisi V DPRD Lampung menyediakan lembaga advokasi bagi para guru yang ada di Provinsi Lampung. Hal itu menyusul  banyaknya sejumlah guru di Way Kanan mengeluhkan oknum yang mengatasnamakan wartawan yang mengganggu dan meresahkan di sekolah.

Anggota Komisi V DPRD Lampung, Deni Ribowo mengatakan lembaga advokasi guru telah didirikan di tingkat provinsi Lampung, termasuk Way Kanan. Lembaga itu berfungsi untuk memberikan perlindungan dan penyuluhan hukum kepada dewan guru secara gratis.

"Lembaga advokasi itu saya dirikan bersama teman-teman lawyer atau advokat yang ada di Provinsi Lampung dan Kabupaten Waykanan. Terutama untuk para guru yang sering mendapat intimidasi dari seorang yang diduga mengaku sebagai wartawan,"katanya, Senin, 13 September 2021.

Baca juga: Sejumlah Guru di Way Kanan Keluhkan Perilaku Oknum Mengatasnamakan Wartawan

Anggota DPRD Dapil Way Kanan dan Lampung Utara itu menceritakan, tak hanya mendampingi guru atau kepala sekolah yang mendapat intimidasi dari oknum yang mengaku wartawan, advokasi ini juga berlaku jika ada guru yang dilaporkan wali murid karena melakukan kekerasan fisik ke murid sekolah.

"Tapi kami tidak akan melakukan pendampingan pada guru cabul, mencuri atau terlibat narkoba. Atau dengan fakta terlibat korupsi. Kami ingin memberi sumbangsih dan rasa terima kasih pada guru yang telah berbuat untuk para murid di negeri ini," ujarnya.

 

 

 

EDITOR

Wandi Barboy

loading...




Komentar


Berita Terkait