#wisata#pesawaran

Destinasi Wisata di Pesawaran Ramai, Pengelola Diminta Perketat Prokes

Destinasi Wisata di Pesawaran Ramai, Pengelola Diminta Perketat Prokes
Libur panjang Lebaran Idulfitri 1443 Hijriah, dimanfaatkan sebagian banyak orang untuk berlibur ke sejumlah destinasi wisata, tak terkecuali lokasi destinasi wisata yang berada di pesisir Kabupaten Pesawaran.  (Foto:Lampost/Putra Pancasila)


Pesawaran (Lampost.co)--Libur panjang Lebaran Idulfitri 1443 Hijriah, dimanfaatkan sebagian banyak orang untuk berlibur ke sejumlah destinasi wisata, tak terkecuali lokasi destinasi wisata yang berada di pesisir Kabupaten Pesawaran. 

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Pesawaran Ketut Partayasa diwakili Kabid Destinasi Yudiana mengatakan, kunjungan wisatawan sudah mulai sejak Lebaran kedua.

"Sejak Lebaran hari kedua, kunjungan wisatawan sudah mulai masuk ke beberapa destinasi wisata pantai di Kabupaten Pesawaran, jumlah wisatawan yang berkunjung lebih banyak dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya," ujarnya, Jumat, 6 Mei 2022.

Pihaknya telah mengingatkan para pengelola wisata untuk tetap menerapkan Protokol Kesehatan Covid-19 terhadap para pengunjung wisata yang hadir ke lokasi wisata yang ada.

"Sebelumnya kan lokasi wisata sudah memiliki tim Satgas Covid-19 internal, dan saat ini mereka juga sudah kembali diaktifkan untuk mengimbau dan memantau penerapan protokol kesehatan para pengunjung yang hadir," ujar dia.

Dirinya menerangkan, selama ini destinasi wisata di Pesawaran tetap dibuka karena tidak ada instruksi penutupan, tapi tetap dengan Prokes yang ketat.

"Kita juga sudah menyiapkan segala skema dalam menghadapi lonjakan pengunjung yang datang, salah satunya mengeluarkan surat edaran yang mengatur tentang jumlah pengunjung dalam satu lokasi wisata," kata dia.

Menurutnya, pihaknya juga telah menyiapkan tim yang memantau terkait dengan penerapan prokes di lokasi wisata, hal itu bertujuan untuk mengantisipasi adanya lonjakan kasus terkonfirmasi pascalibur Panjang Lebaran Idulfitri.

"Dari awal, kita sudah meminta kerja samanya kepada para pengelola tempat wisata untuk bersama-sama menjaga prokes di lokasi tempat wisata masing-masing, hal itu agar tidak adanya lonjakan kasus," katanya.

EDITOR

Sri Agustina

loading...




Komentar


Berita Terkait