#advetorial#lombadesa#lampura

Desa Sidokayo Jadi Kandidat Wakili Lampura Lomba Desa Tingkat Provinsi

Desa Sidokayo Jadi Kandidat Wakili Lampura Lomba Desa Tingkat Provinsi
Desa Sidokayo Jadi Kandidat Wakili Lampura Lomba Desa Tingkat Provinsi. (Foto:lampost/Fajar Nofrita)


Kotabumi (Lampost.co)--Desa Sidokayo, Kecamatan Abung Tinggi menjadi kandidat wakil Kabupaten Lampung Utara dalam pagelaran lomba desa tingkat provinsi. Hal itu tampak saat tim penilai melaksanakan penilaian di desa yang berada di ujung kecamatan itu, Selasa, 24 Mei 2022.

Turut hadir dalam kegiatan itu, Ketua TP - PKK Lampura, Nur Endah Sulastri Budi Utomo. Menurutnya, masing - masing desa pasti memiliki potensi, sesuai dengan karakteristik dimiliki.

Seperti yang ada di Desa Sidokayo, selain keindahan alam, terdapat satu  keunikan desa yang berpotensi memberdayakan masyarakatnya menjadi berbeda dari lainnya. Seperti hasil alam dan budi daya ikan yang kini menjadi andalan warga disana.

"Di sini kan sudah terkenal potensi, seperti ikan misalnya kalau itu dioptimalkan makan akan berpotensi memiliki nilai lebih. Apalagi di sini pemandangannya, kan bisa menjadi tambahan juga," kata dia di sela-sela kunjungannya.

Apalagi, menurutnya, sejak diberlakukannya undang-undang tentang desa, yang memiliki otoritas yang besar dalam memutuskan program akan dilaksanakan dalam membangun wilayahnya.

"Desa berhak memutuskan sendiri setiap pembangunan yang akan dilakukan di Desa," ujarnya.

"Karena itulah, untuk mengukur tingkat ketercapaian program pembangunan desa, maka pada hari ini kita lakukan Klarifikasi Lapangan Penilaian Lomba Desa/Kelurahan Tingkat Kabupaten Lampung Utara Tahun 2022," terangnya.

Dia menjelaskan bahwasanya penilaian lomba desa/kelurahan yang dilaksanakan tersebut mengacu pada Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri), Nomor: 81/2015  tentang Evaluasi Perkembangan Desa dan Kelurahan. Dan itu mengamanatkan agar seluruh desa dan kelurahan dalam Wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia dilakukan evaluasi tingkat perkembanggannya.

"Evaluasi ini dimaksudkan untuk mengetahui efektivitas, tingkat perkembangan, kemajuan, kemandirian, keberlanjutan pembangunan, kesejahteraan masyarakat serta daya saing suatu Desa dan Kelurahan," tambahnya.

Dari instrumen pemantauan serta instrumen pengungkap data dan nilai, maka Desa/Kelurahan akan digolongkan menjadi 3 (tiga) kategori. Yakni, Desa/Kelurahan cepat berkembang, berkembang, dan kurang berkembang.

Dan berharap setelah dilakukan klarifikasi lapangan, Desa Sidokayo nantinya dapat terpilih menjadi yang terbaik di tingkat kabupaten, provinsi bahkan sampai di Regional Sumatera.

"Sehingga dapat menjadi Labsite atau desa contoh yang akan diundang dalam acara temu karya nasional, kelak di Jakarta untuk mendapatkan penghargaan," tambah Kades Sidokayo, Agus Sarifudin.


EDITOR

Sri Agustina


loading...



Komentar


Berita Terkait