#programdesaberjaya#lampungberjaya

Desa Rejosari Natar Miliki Potensi Menjadi Desa Berjaya

Desa Rejosari Natar Miliki Potensi Menjadi Desa Berjaya
Wakil Gubernur Lampung Chusnunia Chalim meninjau calon lokasi program Desa Berjaya 2021 di Desa Rejosari, Natar, Lampung Selatan, Rabu, 18 November 2020. Dok ADPIM


Kalianda (Lampost.co) -- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung terus bergerak dalam upaya untuk mewujudkan desa-desa berjaya di Bumi Ruwai Jurai. Kali ini Wakil Gubernur Lampung Chusnunia Chalim melakukan peninjauan calon lokasi program Desa Berjaya Tahun 2021 di Desa Rejosari, Natar, Lampung Selatan, Rabu, 18 November 2020.

Dalam peninjauannya, Nunik berdialog dengan warga setempat terkait potensi yang ada di Desa Rejosari, salah satunya ternak sapi dan keaktifan penggerak karang taruna desa. Dia bersama jajarannya menjelaskan Pemprov Lampung memiliki program Desa Berjaya.

"Hari ini kami turun ke desa untuk melihat isi di dalamnya, paling tidak ada penggerak, kadernya hidup. Kami memprioritaskan smart village untuk desa yang penggeraknya aktif," kata Nunik, sapaan akrab Wagub.

Kemudian, Nunik juga menjelaskan smart village perlu menghadirkan ide karena programnya mendampingi warga agar desanya cerdas. Sebab, Desa Rejosari memiliki potensi dalam hal ternak sapi, Wagub Nunik menginginkan untuk memulai pemanfaatan ternak sapi berkolaborasi dengan koperasi ternak sapi.

Sejalan dengan nawacita dan pencapaian visi misi gubernur yaitu Lampung Berjaya, maka perlu dikembangkan kegiatan program pembangunan. Program Lampung Berjaya memiliki sasaran di 30 desa pada 2020 dan diharapkan dapat mencakup 100 desa pada 2021.

Kemudian ada juga desa yang menjadi proyek percontohan program Smart Village pada 2020, seperti Desa Hanura di Pesawaran, Desa Podomoro di Pringsewu, Desa Sribawono di Lampung Timur, dan Desa Cinta Mulya.

EDITOR

Muharram Candra Lugina

loading...




Komentar


Berita Terkait