bltdanadesa

Desa Diminta Tunda Sementara Pembangunan Fisik

( kata)
Desa Diminta Tunda Sementara Pembangunan Fisik
Ilustrasi. Google Images

KALIANDA (Lampost.co) -- Meski regulasi perpanjangan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) periode kedua belum turun ke tingkat Kabupaten Lampung Selatan, namun pemerintah desa saat ini diminta untuk menunda sementara program pembangunan fisik.

Hal tersebut diungkapkan Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Lamsel, Saripudin di Desa Sukapura, Kecamatan Sragi, belum lama ini. Dia mengatakan pihaknya meminta pemerintah desa untuk menunda sementara pembangunan fisik hingga regulasi perpanjangan BLT-DD turun.

"Memang regulasinya hingga kini belum turun di Lamsel. Untuk itu, kami minta pembangunan fisik dari DD sementara ini dipending dulu hingga peraturannya turun," kata dia.

Berdasarkan informasi, kata Saripudin, penyaluran BLT-DD akan diperpanjang selama tiga bulan untuk periode Juli-September 2020 dengan besaran bantuan sebesar Rp300 ribu per bulan.

"Pemerintah desa tetap memprioritaskan penanggulangan terdampak Covid-19 ini. Mengapa pembangunan fisik dipending sementara, karena ini agar ketika regulasinya turun anggaran BLT-DD tersebut masih ada dan belum dipakai untuk program pembangunan fisik," kata dia.

Sebelumnya, Kepala Bidang Pengelola Keuangan Desa DPMD Lamsel, M. Iqbal Fuad mengatakan sebanyak 220 desa telah menyalurkan BLT-DD tahap II tahun 2020 untuk priode April 2020. 

"Sebenarnya sudah 251 desa yang dananya sudah masuk ke rekening Bank Lampung. Tapi, kini terdapat 35 desa masih belum selesai proses pemindahan buku rekeningnya ke BRI untuk penyaluran BLT DD tersebut," ujarnya. 

Disinggung mengenai 5 desa lainya yang belum dapat melakukan penyaluran BLT DD priode April 2020, kata Iqbal, satu desa masih bermasalah dengan hukum yakni Desa Kota Guring, Kecamatan Rajabasa. Sementara itu, empat desa lainya yaitu Desa Sukajaya, Kecamatan Katibung ; Desa Ruang Tengah, Kecamatan Penengahan ; Desa Karangraja, Kecamatan Merbau Mataram dan  Sinarpalembang, Kecamatan Candipuro pengguna DD tahap pertama regulasinya belum ada perubahan. 

"Sementara, untuk penyaluran BLT DD priode Mei 2020 hingga kini baru 6 desa dari 97 desa yang dananya sudah masuk kerekening Bank Lampung. Tapi, kini masih dalam proses pemindahan kerekening BRI," jelasnya. 

Iqbal mengatakan Penyaluran BLT dari Dana Desa tahap II tahun 2020 sudah mencapai 251 desa dari 256 desa di Lamsel. Sedangkan, untuk penyaluran BLT semester kedua periode Juli - September 2020 akan diberikan pada pencairan DD tahap III tahun 2020 ini dengan nilainya Rp300 ribu/bulan. 

"Penyaluran BLT DD semester kedua dari Juli hingga September 2020 berpedoman pada Permendes Nomor 7 tahun 2020 tentang perubahan kedua Pemendes Nomor 11 tentang prioritas Pengguna DD tahun 2020," ungkapnya.

EDITOR

Winarko

loading...

Berita Terkait

Komentar