#lampungselatan

Desa Bangunan Lamsel Buat Empat Titik Sumur Bor Antisipasi Kemarau

Desa Bangunan Lamsel Buat Empat Titik Sumur Bor Antisipasi Kemarau
Camat Palas, Lampung Selatan, bersama pemerintah Desa Bangunan saat meninjau bantuan sumur bor, Jumat, 1 Juli 2022. (Lampost.co/Armansyah)


Kalianda (Lampost.co) -- Petani di Desa Bangunan, Kecamatan Palas, Lampung Selatan, dapat bantuan empat titik sumur bor untuk memenuhi kebutuhan air saat musim kemarau. Bantuan sumur bor tersebut bersumber dari anggaran dana desa 2022.

Kepala Desa Bangunan, Isnaini mengatakan pihaknya tahun ini merealisasikan pembuatan sumur bor di empat titik di areal persawahan tadah hujan. Sumur bor itu untuk memenuhi kebutuhan petani saat musim kemarau.

"Sumur bor ini memang sangat dibutuhkan petani kami. Soalnya areal persawahan disini merupakan daerah tadah hujan yang hanya mengandalkan air hujan. Tidak ada hujan, jelas kekeringan. Maka dari itu kami bantu sumur bor," kata dia, Jumat 1 Juli 2022.

Isnaini mengaku pembuatan sumur bor itu dianggarkan melalui anggaran dana desa (DD) tahap pertama sebesar Rp96,6 juta. Adapun lokasi untuk sumur bor itu terletak di Dusun Ringinsari, Dusun Banjarsari II, Dusun Tanjungrejo 1 dan Dusun Tanjungrejo 2.

"Sumur bor ini sepaket dengan kWh meter listrik, jaringan instalasi listrik berikut tiangnya. Mudah-mudahan sumur bor ini mampu memenuhi kebutuhan air dikala musim kemarau, sehingga petani bisa panen dengan maksimal," ujarnya.

Isnaini melanjutkan pembuatan sumur bor tersebut merupakan kegiatan bidang ketahanan pangan sebesar 20 persen dari pagu anggaran DD 2022 sebesar Rp1,4 miliar. 

"Anggaran untuk ketahanan pangan ini sebesar Rp287,5 juta. Salah satu kegiatan yang ada di ketahanan pangan yakni pembuatan sumur bor," kata dia.

Baca juga: Desa Waisari Terima Bantuan Sumur Bor Dari Perusahaan

Sementara itu, Camat Palas Rosalina mengatakan pihaknya mengapresiasi adanya kepedulian Desa Bangunan kepada petani setempat. Ia mengaku bantuan ini bisa menjadi solusi bagi petani yang memiliki lahan sawah tadah hujan.

"Saya nilai ini keren. Soalnya saya lihat di lokasi juga memang enggak ada sama sekali saluran irigasi untuk membantu kebutuhan air. Jadi, sumur bor ini solusi yang tepat untuk bantu petani yang menggarap sawah di lokasi tadah hujan," ujar Rosalina.

 

EDITOR

Wandi Barboy


loading...



Komentar


Berita Terkait