#teroris#densus88

Kebun Kurma di Tanggamus Diduga Milik LAZ ABA Diusut

Kebun Kurma di Tanggamus Diduga Milik LAZ ABA Diusut
Pohon kurma. Antara Foto/Irwansyah Putra.


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Densus 88 Antiteror Mabes Polri mendalami informasi kebun kurma di Kecamatan Pulopanggung, Tanggamus, Lampung. Kebun kurma itu diduga milik Lembaga Amil Zakat Baitul Maal Abdurrahman Bin Auf (LAZ ABA).  

Diduga kuat hasil dari perkebunan itu dipakai untuk mendanai kelompok Jamaah Islamiyah (JI). "Masih pendalaman penyidik Densus 88," kata Kabag Penum Divhumas Polri, Kombes Ahmad Ramadhan, Minggu, 14 November 2021.

Densus 88 terus mengecek dokumen kepemilkan kebun kurma di Tanggamus, itu. Setelah urusan administrasi selesai akan diteruskan dengan pengecekan di lapangan.

"Letak (kebun kurma) terpencil di perbukitan," kata sumber Lampost.co. 

Mabes Polri pernah menyebut kelompok JI tak cuma mencari dana dari kotak amal. Mereka juga berinvestasi di perkebunan kurma di Tanah Jawa Gunung Megang, Kecamatan Pulopanggung, Tanggamus.

"Pendalaman terhadap tersangka Ir Suprihadi, didapatkan saat Munas LAZ ABA 2019 disampaikan sosialisasi program LAZ ABA, di antaranya pemberdayaan perkebunan kurma," kata Ahmad Ramadhan.

Ramadhan mengungkapkan penanaman kurma baru proses pembuatan lubang. JI menyiapkan lahan seluas empat hektare yang akan ditanami pohon kurma.

Dia menuturkan 2 hektare lahan merupakan wakaf dari Subiyanto dan 2 hektare lainnya dibeli dari Subiyanto seharga Rp400 juta. Namun, uang pembelian masih kurang Rp175 juta.

Status tanah itu atas nama Subiyanto. Namun, Ramadhan belum mengungkap sosok Subiyanto. "(Tanah itu) dikelola bukan perusahaan resmi dan tidak berbadan hukum," kata dia.

EDITOR

Effran Kurniawan

loading...




Komentar


Berita Terkait