demokratlamtimpilkada

Demokrat Restui Yusran Amirullah - Beny Kisworo Maju Pilkada Lamtim

( kata)
Demokrat Restui Yusran Amirullah - Beny Kisworo Maju Pilkada Lamtim
FOTO: Ketua Umum DPP Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono memberikan dukungan kepada Yusran Amirullah - Beny Kisworo sebagai Bakal Calon Bupati dan Bakal Calon Wakil Bupati Kabupaten Lampung Timur. Dok Demokrat

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat memberikan dukungan kepada Yusran Amirullah - Beny Kisworo sebagai Bakal Calon Bupati dan Bakal Calon Wakil Bupati dalam pagelaran pemilihan kepala daerah (Pilkada) Kabupaten Lampung Timur tahun 2020 ini.

Hal tersebut tertuang dalam Surat Keputusan (SK) DPP Partai Demokrat Nomor: 125/SK/DPP.PD/VII/2020 tentang Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Lampung Timur Provinsi Lampung Periode 2020-2025 yang langsung ditandatangani Ketua Umum Agus Harimurti Yudhoyono dan Sekretaris Jendral Teuku Riefky Harsya.

Penyerahan dukungan tersebut langsung di serahkan kepada Yusran Amirullah - Beny Kisworo oleh Ketua Umum Agus Harimurti Yudhoyono didampingi Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi Lampung M Ridho Ficardo di DPP Partai Demokrat, Jakarta, Rabu, 5 Agustus 2020.

"Hari ini Rekom Pilkada Lampung Timur dari DPP Partai Demokrat sudah keluar, rekom diberikan pada pasangan Yusron Amrullah - Beni Kisworo," kata Wakil Direktur Eksekutif DPD Partai Demokrat Provinsi Lampung, Toni Mahasan.

SK dukungan tersebut dikeluarkan karena memperhatikan hasil keputusan Bappilu dengan Ketua Umum dan Jajaran Pengurus DPP Partai Demokrat berdasarkan penyampaian laporan dari pimpinan DPD Partai Demokrat Provinsi Lampung. Kemudian pasangan tersebut diusung dan didaftarkan oleh Partai Demokrat kepada KPU Lampung Timur.

Dengan begitu Yusran Amirullah mendapatkan tiket untuk maju di Pilkada Lampung Timur karena mendapatkan perahu Partai NasDem (8 kursi) dan Partai Demokrat (6 kursi). Sementara syarat maju di Pilkada Lampung Timur minimal 10 kursi dari 50 kursi parlemen yang ada. Partai yang masih berproses yakni PKB (8 kursi), PDI Perjuangan (9 kursi), Golkar (7 kursi), PKS (5 kursi), dan PAN (1 kursi). 

 

EDITOR

Setiaji Bintang Pamungkas

loading...

Berita Terkait

Komentar