#BANDARLAMPUNG#UNILA

Dekan FEB Unila Raih Gelar Guru Besar Bidang Ekonomi Publik

Dekan FEB Unila Raih Gelar Guru Besar Bidang Ekonomi Publik
Dekan FEB Unila Nairobi. Lampost.co/Andre Prasetyo Nugroho


Bandar Lampung (lampost.co) -- Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Lampung (Unila), Nairobi meraih gelar guru besar di bidang ekonomi publik per 01 Desember 2022. Saat ini total guru besar Unila sebanyak 96 orang.

"Iya Surat Keputusannya sudah diterima, jadi saya guru besar di bidang ekonomi publik," kata dia, Jumat, 06 Januari 2023.

Alasan ia mengambil bidang ekonomi publik melihat permasalahan di kelembagaan instansi pemerintah.

"Jadi bagian dari ekonomi publik itu ada namanya ekonomi kelembagaan. Nah kalau kelembagaan itu kan mempelajari bagaimana aturan main dari sebuah kelembagaan sangat mempengaruhi," kata dia.

Dia menjelaskan kinerja dari sebuah perekonomian publik dipengaruhi oleh ekonomi suatu kelembagaan itu tersendiri. "Ekonomi kelembagaan ini ilmu yang baru, dan cenderung melihat pelanggaran dari beberapa asumsi gitu. Jadi kalau kita ekonomi  secara umum ini kan bicaranya asumsi," kata dia.

Dari asumsi-asumsi itu ia mempelajari bagaimana jika asumsi ini tidak diberlakukan dan apa yang terjadi ke depannya.

"Contohnya misalkan, harga barang akan naik dipengaruhi oleh beberapa faktor, dengan asumsi kondisi politik aman, asumsinya itu. Tapi kalau ilmu saya ya kita bagaimana membuat agar kondisi ekonomi politik itu bisa benar-benar aman secara ekonominya," kata dia.

Untuk prosesnya sendiri Nairobi mengaku perlu setahun untuk mendapatkan gelar guru besarnya tersebut.

"Saya kemarin ajukan setahun lebih kurang, mulai menyiapkan artikel dan jurnal internasional kita siapkan yang terindeks scopus itu. Yang pertama gagal  karena tidak memenuhi syarat, kemudian perbaiki lagi. Jadi agak panjang prosesnya," kata dia.

Ke depan ia akan memacu diri untuk bekerja di bidang keilmuannya, ekonomi publik. "Saya akan jauh lebih produktif. Saya bisa mengembangkan ilmu saya jauh lebih baik lagi, jadi enggak mandek setelah profesor kemudian buat berpuas diri, saya harus lebih bekerja lebih baik dan profesional agar gelar dengan kenyataannya benar. Kadang yang saya khawatirkan gelarnya profesor, tapi dalam perilaku sehari dalam perilaku keilmuannya enggak sampai kepada level profesor itu," kata dia.

EDITOR

Deni Zulniyadi


loading...



Komentar


Berita Terkait