Indihometelkom

Dedikasi IndiHome untuk Perjuangan Bangsa Terekam dalam Karya

Dedikasi IndiHome untuk Perjuangan Bangsa Terekam dalam Karya
Dedikasi IndiHome untuk Perjuangan Bangsa Terekam dalam Karya. Istimewa


Jakarta (Lampost.co) -- Film director ternama Indonesia, Dimas Djayadiningrat melalui akun Instagramnya merilis karya terbaru. Sebuah karya visual dengan sentuhan perjuangan masyarakat Indonesia untuk tetap kreatif dan produktif menghadapi pandemi yang belum juga mereda.

Dalam unggahannya, Dimas Djay mengajak seluruh masyarakat untuk tetap bertahan di tengah kondisi pandemi. Menjaga orang-orang terdekat dengan tetap produktif bekerja, belajar dan berkarya di rumah saja dan tetap menjaga protokol kesehatan jika terpaksa beraktivitas di luar rumah.

Karya visual yang inspiratif berdurasi 1.30 menit tersebut, mengisahkan tentang perjuangan garda terdepan IndiHome dalam memberikan layanan digital dan konektivitas yang berkualitas bagi masyarakat di seluruh penjuru Indonesia. 

Apapun kondisinya, meski harus masuk di zona merah covid-19, para teknisi IndiHome selalu siap di garda terdepan dengan pantang menyerah demi kebaikan dan keberlanjutan hidup sesama manusia dan warga Indonesia.

“Kami memang bukan mau membombardir dengan visual yang bombastis tapi hanya mencoba memperlihatkan langkah-langkah dan dedikasi garda terdepan IndiHome untuk memastikan layanan yang berkualitas di seluruh Indonesia. Mulai dari terjemur panas matahari sampai masuk ke kawasan zona merah,” jelas Dimas Djay dalam keterangan tertulis Telkom, Selasa, 26 Januari 2021.

Karya kolaborasi Dimas Djay dengan layanan unggulan fixed broadband milik PT Telkom Indonesia Tbk (Telkom) IndiHome tersebut ditonton lebih dari 17,500 dalam kurun waktu kurang dari satu hari. Karya yang sangat menyentuh tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat luas dan menjadi trending topic nomor satu di Twitter.

“Baru nonton iklannya IndiHome yang dibuat Dimas Djay, sepertinya terinspirasi dari kisah yang sedang karantina di Wisma Atlet. Jadi berasa relate, karena kami pernah ada di kondisi itu,” jelas Dennis Adishwara pemilik akun @OmDennis mengomentari karya unggahan Dimas Djay.

Senada dengan Dennis, banyak komentar masyarakat yang mengaku sangat terinspirasi dan tergugah hatinya untuk bergerak maju setelah menyaksikan tayangan terbaru IndiHome tersebut. Salah satunya daei akun @Maryamnusaibah2.  

“Dari karya ini, saya mengerti tidak ada kata menyerah selagi mau berusaha dan selalu berdoa. Pasti ada jalan keluar, terima kasih IndiHome memberikan kemudahan,” jelas akun @Maryamnusaibah2.

Silvana Sherly dalam akun @Silvana_Sherly juga mengaku semangat dan kerja keras harus terus dilestarikan karena mencerdaskan anak bangsa menjadi tugas semua masyarakat. “Maju terus bersama IndiHome dalam karya keren yang digarap Dimas Djay dan IndiHome, mendedikasikan lewat karya yang patut amat di apresiasi,” jelas nya.

Menanggapi respon positif dari masyarakat tersebut, E. Kurniawan, Vice President Marketing Management Telkom, menjelaskan kontribusi garda terdepan IndiHome layak diapresiasi yang tinggi. Dedikasi dan perjuangannya menjadi penyemangat bangsa Indonesia. Perjuangan tidak boleh berhenti, apapun kondisi yang dihadapi, kreatifitas dan produktifitas bangsa adalah prioritas utama untuk menyongsong Indonesia Maju. 

“Karya ini merupakan persembahan dan dedikasi kami untuk para garda terdepan IndiHome, perjuangan mereka dalam mewujudkan internet yang stabil bagi seluruh masyarakat Indonesia di tengah pandemi, patut diapresiasi,” lanjut E. Kurniawan.

Bentuk nyata perjuangan garda terdepan IndiHome dibuktikan dengan terbentangnya fiber optic IndiHome sepanjang 166.343 kilometer dari pusat kota sampai pelosok desa di seluruh wilayah Nusantara atau setara dengan membentangkan fiber optic seluas 4 kali keliling bumi.

Hingga akhir 2020 IndiHome juga menjangkau 496 kabupaten/kota, atau sekitar 96,5% kabupaten/kota dari 514 kabupaten/kota di Indonesia. Di wilayah kecamatan, IndiHome berhasil menjangkau 72.1% kecamatan atau sebanyak 5.115 dari 7.094 kecamatan dan di tingkat kelurahan/desa, 41% kelurahan/desa atau sebanyak 34.285 dari 83.447.

Bahkan 9 pulau terluar di Indonesia juga dijangkau IndiHome. Antara lain: Pulau Bintan, Pulau Karimun, Pulau Kei, Pulau Alor, Pulau Simeulue, Pulau Weh, Pulau Sebatik, Pulau Rote, Pulau Sabu. Aksi nyata tersebut, mengantarkan IndiHome sebagai layanan fixed broadband terbesar yang berkontribusi sebesar 85% market share di Indonesia. Dengan jumlah pelanggan mencapai 8 juta pelanggan.

 

EDITOR

Effran Kurniawan

loading...




Komentar


Berita Terkait