pilkadaKPUdebat

Debat Pilkada Lamteng, Tiga Paslon Adu Gagasan Pencegahan Covid-19

Debat Pilkada Lamteng, Tiga Paslon Adu Gagasan Pencegahan Covid-19
KPU Lampung Tengah menggelar debat publik ketiga di Hotel BBC Bandarjaya, Jumat, 4 Desember 2020, malam. Wahyu


GUNUNGSUGIH (Lampost.co) -- KPU Lampung Tengah menggelar debat publik ketiga di Hotel BBC Bandarjaya, Jumat, 4 Desember 2020, malam. Debat yang dipandu oleh Cindy Tania sebagai moderator ini mengangkat tema penanganan Covid-19.

Cabup nomor urut 1, Loekman Djoyosoemarto menyampaikan bahwa mekanisme paling efektif untuk memutus rantai penyebaran Covid-19 adalah dengan menyadarkan masyarakat untuk patuh pada protokol kesehatan dan menjaga pola hidup bersih dan sehat.

Pasangan Loekman, Ilyas Hayani Muda menambahkan perlunya regulasi untuk penegakan disiplin protokol kesehatan. Regulasi dalam bentuk peraturan daerah akan mengatur teknis penegakan disiplin bagi masyarakat.

Terkait cara untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat agar berpartisipasi dalam pemberantasan narkoba, Loekman mengatakan akan memberikan edukasi tentang bahaya narkoba dengan penyuluhan-penyuluhan oleh petugas puskesmas, posyandu. Selain itu, akan mendorong dan mengawal agar pelaku pengedar maupun bandar mendapat hukuman berat.

Ilyas kembali menambahkan, akan menyusun regulasi agar dapat dilakukan sosialisasi rutin ke sekolah-sokolah dan membentuk kampung bebas narkoba.

Sementara itu paslon nomor urut 2, Musa Ahmad memengatakan akan melibatkan masyarakat dan memberikan kesadaran untuk ikut mencegah penyebaran Covid-19. Soal narkoba, pasangan Musa Ahmad, Ardito Wijaya mengatakan pihaknya sebenarnya tak ingin memilih antara rehabilitasi atau pemidanaan bagi pengguna narkoba. Tetapi, jika harus memilih, ia akan memberi kesempatan kepada pemakai narkoba, agar dapat diperbaiki kondisi fisiknya, dan disadarkan pemikirannya dengan cara rehabilitasi.

Adanya kegagalan rehabilitasi, menurut Ardito, para pemimpin yang harus introspeksi, karena seharusnya proses rehabilitasi dilakukan dengan pendekatan-pendekatan kekeluargaan.

Paslon nomor urut tiga, Nessy Kalviya mengatakan penerapan pola hidup bersih dan sehat sebagai bagian dari pemberantasan TBC sekaligus pencegahan penyebaran Covid-19. Melalui kader kesehatan yang ada di setiap kampung/kelurahan, ia akan memberikan pendampingan, penyuluhan dan menyadarkan masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan dan pola hidup bersih-sehat.

Cawabup pendamping Nessy, Imam Suhadi menambahkan, pentingnya menyampaikan kepada masyarakat tentang kebersihan sebagian dari iman.

Soal narkoba, Nessy mengatakan penguatan keluarga harus dilakukan, karena keluarga adalah madrasah yang pertama. Selain itu, ia akan membentuk satgas narkoba di tiap kampung untuk mendeteksi secara dini dan melaporkan pengguna narkoba di kampung tersebut. Selanjutnya memberikan pelatihan dan mendorong kewirausahaan agar para ibu rumah tangga, para pemuda, dan seluruh warga kampung aktif dengan kegiatan dan tak tergoda narkoba.

EDITOR

Winarko

loading...




Komentar


Berita Terkait