#ridho#arinal#gubernurlampung

Dari Ridho ke Arinal

Dari Ridho ke Arinal
Gubernur Lampung M Ridho Ficardo dan Gubernur Lampung Terpilih Arinal Djunaidi hadir dalam seminar dan penyampaian rekomendasi Strategi Pembangunan Lampung Untuk Kepemimpinan 2019-2024 di Aula Lampus UBL, Rabu (28/3/2019). (Lampost.co/Triyadi Isworo)

TAK terasa sekitar setengah bulan lagi, tepatnya Minggu, 2 Juni 2019, kepemimpinan Gubernur M Ridho Ficardo-Wakil Gubernur Lampung Bachtiar Basri berakhir. Harus diakui banyak pembangunan, baik infrastruktur, suprastruktur, maupun sumber daya manusia, yang ditorehkan pasangan yang diusung Partai Demokrat dan PKS pada Pilgub 2014 ini. 

Yang jelas dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat ialah Bandara Raden Inten II yang kini jauh lebih baik. Terlepas ada campur tangan pemerintah dalam pembangunannya, harus diakui di rezim kepemimpinan Ridho-Bachtiar inilah Lampung memiliki bandara dengan wajah yang tidak lagi membuat malu rakyat. 

Pelabuhan Internasional Panjang, Pelabuhan Bakauheni, yang jauh lebih baik serta pembangunan Jalan Tol Trans-Sumatera yang berlangsung mulus oleh Pemerintah Pusat juga beriringan dengan kepemimpinan Ridho-Bachtiar. Sudah tentu ini menjadi catatan sejarah yang tak dapat dihilangkan. Setiap kepemimpinan pasti ada kelebihan dan kekurangan. Namun, kepemimpinan Ridho Berbakti ini solid hingga akhir masa jabatan. 

Selanjutnya, Lampung akan dipimpin pasangan gubernur dan wakil gubernur terpilih Arinal Djunaidi-Chusnunia Chalim. Ya, pasangan yang diusung Partai Golkar, PKB, dan PAN ini unggul jauh dari tiga pasangan calon lainnya pada Pilgub 27 Juni 2018 lalu. 

Perolehan suara pada pilgub itu menjadi bukti bila rakyat lebih menginginkan kemenangan pasangan yang mengusung tagline Lampung Berjaya ini. Rakyat ingin Lampung dipimpin Arinal-Nunik. Ada banyak program yang ditawarkan dan rakyat menginginkannya. 

Dalam wawancara eksklusif saya dengan gubernur terpilih Arinal Djunaidi beberapa waktu lalu, tegas ia menyatakan ingin mengabdikan dirinya untuk membangun Lampung. Berjaya dari sisi ekonomi, berjaya di sektor pertanian, berjaya dalam hal pembangunan, berjaya dalam hal pendidikan, dan berjaya dalam kebaikan lainnya. 

Niat tulus mengabdi untuk masyarakat Lampung berjaya ini tentu harus mendapat dukungan dari semua pihak. Arinal pernah mengatakan dia memiliki semangat juang. Sebagai putra daerah yang juga berasal dari orang sederhana, sebagai anak petani, dan sebagai pemimpin yang berpendidikan di bidang pertanian. 

Ia telah mempersiapkan agar ke depan apa yang dicita-citakan dan visi-misi yang telah disusun dalam program kerja dapat terwujud. Saya yakin dan percaya di tangan Arinal yang berlatar belakang birokrat dari golongan biasa hingga sampai menjadi sekretaris provinsi, Lampung dapat menjadi lebih berjaya. 

Untuk itu, pergantian kepemimpinan ini tentulah harus berjalan smooth. Bukan sebaliknya, meninggalkan kesan tidak baik. Kepada Arinal-Nunik, kita doakan agar keduanya dapat menjadi pemimpin amanah sesuai tuntunan Rasulullah saw. 

"Sesungguhnya, kepemimpinan itu adalah suatu amanah dan di hari kiamat akan mengakibatkan kerugian dan penyesalan kecuali mereka yang mengambilnya dengan cara yang baik serta dapat memenuhi kewajibannya sebagai pemimpin dengan baik." (HR Muslim). 

 

EDITOR

Wartawan Lampung Post, Eka Setiawan

loading...

Berita Terkait

Komentar