Pembangunanbandarlampung

Dana Kelurahan dari Pusat Disetop

Dana Kelurahan dari Pusat Disetop
Dana kelurahan. Ilustrasi


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Dana Kelurahan dari Pemerintah Pusat kepada seluruh Pemerintah Kota se Indonesia, tidak dianggarkan pada 2021.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Bandar Lampung, Khaidarmansyah mengatakan dana kelurahan disalurkan ke dari pusat ke Pemkot sejak 2019 dan 2020.  

"Tapi, dana kelurahan tidak adakan lagi karena dana kelurahan itu DAU Tambahan. Sekarang tidak ada DAU Tambahan, maka pembangunan menggunakan bantuan dana dari pusat itu belum bisa dilaksanakan kembali," ujarnya, Selasa 19 Januari 2021. 

Sebelumnya pembangunan menggunakan dana kelurahan itu dikelola kelurahan bersama kelompok masyarakat (Pokmas). Namun, saat ini pembangunan di kelurahan tetap berjalan melalui instansi terkait. 

"Di kelurahan itu pasti ada pembangunan, karena prinsip pembangunan kami bersifat spasial. Kami harus membangun mulai dari kecamatan dan kelurahan, yang dilakukan Dinas PU, Dinas PMK, Dinas Perindustrian, dan Dinas Pariwisata dan lainnya," kata dia.  

Sementara itu, hasil pembangunan dengan menggunakan dana kelurahan pada 2020 lalu, pengawasannya dilakukan Inspektorat Kota Bandar Lampung.

"Saat ini inspektorat masih melakukan audit hasil pembangunan dana kelurahan di 126 kelurahan," katanya.  

Prosesnya dengan mengecek langsung ke lapangan untuk pembangunan fisik. "Bukan hanya melihat laporan tertulis tetapi mengecek ke lapangan. Misalnya pembangunan fisik rabat beton. Apabila ada kekurangan volume maka kami minta kelurahan setor kembali ke kas daerah," ujar dia.

EDITOR

Effran Kurniawan

loading...




Komentar


Berita Terkait