#pendidikan#belajardaring

Dana BOS Bisa Digunakan untuk Biaya Kuota Guru dan Siswa

( kata)
Dana BOS Bisa Digunakan untuk Biaya Kuota Guru dan Siswa
Plt Kepala Dinas Pendidikan Kota Bandar Lampung, Sukarma Wijaya.Lampost.co/Deta Citrawan


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung memperpanjang masa belajar di rumah bagi seluruh siswa-siswi hingga 31 Oktober 2020 dalam rangka mencegah penyebaran Covid-19 di Kota Tapis Berseri serta menjamin kesehatan bagi anak-anak. Namun perpanjangan kegiatan belajar mengajar (KBM) daring tersebut membuat sebagian masyarakat cukup kesulitan untuk biaya pembelian kuota bahkan ponsel.

Menyikapi hal itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Bandar Lampung Sukarma Wijaya mengungkapkan dana bantuan operasional sekolah (BOS) dapat dipergunakan untuk membiayai kebutuhan kuota terhadap peserta didik dan guru.

"Sebenarnya kembali kepada kebijakan sekolah, kalau dimungkinkan melalui dana BOS ada pembagian kuota itu. Memang itu dibolehkan, silakan. Namun, harus dikonsultasikan bersama guru dan kepala sekolah," ujar Asisten 1 Pemkot Bandar Lampung itu, Selasa, 25 Oktober 2020.

Menurut dia, kebijakan penggunaan dana itu dapat menjadi solusi sementara yang saat ini terjadi terutama di masa pandemi Covid-19 saat ini. "Namun kadang ada sekolah juga tidak mencukupi, bagaimana bisa memberikan kuota, bayar guru honor saja enggak cukup," ujarnya. 

Dia menambahkan persoalan yang menjadi perbincangan dalam penerapan belajar daring, yaitu kemampuan orang tua siswa dalam pemenuhan kuota internet anak, lalu menjadi kurang efektif terhadap siswa atau anak yang memanfaatkan ini untuk hanya sekadar bermain.

"Tapi yang lebih banyak menjadi persoalan masalah daring juga ini kuota yang selalu ditanyakan kepada kami dari mana. Artinya, kita harus sama-sama cari solusi, kita kembalikan kepada bapak wali kota dalam hal penangguhan KBM secara tatap muka," kata dia. 

EDITOR

Muharram Candra Lugina

loading...




Komentar


Berita Terkait