#kriminal#pencurian

Dalih Biaya Istri Sesar, Gasak Alat Dekorasi Pengantin

( kata)
Dalih Biaya Istri Sesar, Gasak Alat Dekorasi Pengantin
Pelaku saat berada di Mapolsek Tanjungkarang Barat.Dok.


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Unit Reskrim Polsek Tanjungkarang Barat meringkus Pendra (32), warga Sumberrejo, Kemiling, karena menggasak puadai atau alat dekorasi resepsi pernikahan milik Tri Susanto, warga Rajabasa.

Alat dekorasi pengantin tersebut ditaruh di rumah pelaku yang disewa korban dan dijadikan gudang. Kejadian berlangsung pada Kamis, 28 Agustus 2020.

Akibat peristiwa tersebut, korban menderita kerugian sekitar Rp400 juta dari nilai dekorasi dan pesanan penyewaan alat yang sudah diorder dari pelaku.

"Tersangka menjebol pintu rumah dan menggasak alat dekorasi pengantin milik korban," ujar Wakapolsek Tanjungkarang Barat, AKP Hassanudin, Senin, 21 September 2020.

Aparat melakukan penangkapan setelah melakukan penyelidikan dan melihat hal yang janggal dari kejadian tersebut. Pelaku menggangkut alat dekorasi tersebut pada malam hari menggunakan mobil Isuzu Panther (pikap) milik rekannya. 

"Kami sudah mengamankan alat dekorasi (sisa yang belum dijual)," ujarnya.

Sementara pelaku berdalih nekat menggasak alat dekorasi lantaran kebutuhan istri yang melahirkan. "Istri hamil tua, Bang, butuh biaya sesar, Rp9 juta, saya khilaf," katanya.

Ia menjual puadai tersebut dengan nilai Rp4,5 juta. Ia mengangkut dekorasi tersebut dengan rekannya UJ, yang dimintai tolong untuk mengangkut barang-barang tersebut. "Kawan saya kasih Rp1,5 juta," ujarnya.

Pelaku dijerat Pasal 363 KUHP tentang Pencurian dengan ancaman pidana maksimal 7 tahun.

EDITOR

Muharram Candra Lugina

loading...


Berita Terkait



Komentar