#ternak#pmk#amankonsumsi

Daging Ternak Terjangkit PMK Aman Dionsumsi Asal Pengolahannya Benar

Daging Ternak Terjangkit PMK Aman Dionsumsi Asal Pengolahannya Benar
Ternak sapi terancam sebaran virus PMK. (Foto:Dok)


Gunungsugih (Lampost.co)--Dinas Peternakan Kabupaten Lampung Timur menegaskan bahwa daging ternak yang terjangkit Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) aman dikonsumsi.

Hal tersebut diungkapkan Dokter Hewan di Bidang Kesehatan Hewan pada Dinas Peternakan Kabupaten Lampung Timur dr Beti saat dikonfirmasi Lampost.co, Jumat, 20 Mei 2022.

"Kalau dagingnya masih bisa dimakan manusia, karena virus ini tidak menular ke manusia," ujarnya.

Ia menjelaskan pengolahan daging yang terkena PMK tersebut seperti daging dicuci sebelum diolah, rebus dahulu selama 30 menit di air mendidih.

"Jika daging tidak langsung dimasak atau akan disimpan di freezer, maka daging bersama kemasan disimpan terlebih dahulu pada suhu dingin (chiller) minimal 24 jam baru kemudian masukkan dalam freezer," tuturnya.

Ia menjelaskan tingkat penyebaran virus PMK ini sangat tinggi dikarenakan menyebarkan secara langsung melalui peternakannya.

"Bisa juga melalui manusia yang melintas dari daerah tertular ke area bebas, bisa dari kendaraan pengangkut ternak dari luar daerah yang hewannya terjangkit virus itu," jelasnya.

Beti mengungkapkan gejala yang timbul pada hewan ternak yang terjangkit PMK berawal dari demam.

"Gejalanya itu berawal dari demam karena mulutnya luka sehingga keluar air liurnya terus menerus, lalu kalau kukunya luka dan ambruk mengakibatkan tidak lancarnya pencernaan. Juga kembung dan berakhir pada kematian hewan," paparnya.


EDITOR

Sri Agustina


loading...



Komentar


Berita Terkait