#idulfitri#lebaran

Daerah Zona Merah dan Oranye Tak Diizinkan Salat Idulfitri di Lapangan

Daerah Zona Merah dan Oranye Tak Diizinkan Salat Idulfitri di Lapangan
Ilustrasi. Dok. Lampost.co


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Kemenag melarang pelaksanaan salat Idulfitri berjamaah di lapangan atau masjid bagi daerah zona oranye dan merah. Hal itu guna mencegah terjadinya kerumunan dan menimbulkan klaster baru.

Kepala Kanwil Kemenag Lampung Juanda Naim mengatakan hal itu diatur dalam surat edaran Menag Nomor 07 tahun 2021. Pada surat itu hanya salat idulfitri di tempat umum hanya diperbolehkan bagi daerah zona hijau dan kuning.

Meski diperbolehkan, pelaksanaan ibadah di zona kuning dan hijau tetap harus menerapkan protokol kesehatan. Selain itu, kementerian agama juga memberikan sejumlah aturan yang harus ditaati.

"Untuk zona oranye dan merah tidak diperbolehkan karena dikhawatirkan akan menjadi lokasi penularan Covid-19," ujar Mantan Kakanwil Kemenag Lampung Selatan itu, Sabtu, 8 Mei 2021.

Jumlah jemaah pada pelaksanaan salat idulfitri di tempat umum maksimal 50 persen. Hal itu agar memungkin untuk menerapkan prinsip jaga jarak antar peserta salat.

Kemudian, pada bagian kutbah, mubalig hanya diberikan waktu maksimal 20 menit. Jemaah harus tertib dan mengindari kontak fisik saat selesai salat.

"Untuk masyarakat di daerah zona oranye dan merah cukup menjalankan salat di rumah bersama keluarga," ungkapnya.

Panitia juga harus berkoordinasi dengan Satgas Covid-19 setempat. Hal itu untuk memastikan pelaksanaan ibadah sesuai dengan prokes.

EDITOR

Winarko

loading...




Komentar


Berita Terkait