#banjir#bencanalam

Daerah Resapan Air di Bandar Lampung Sempit Pemicu Banjir Meluas

Daerah Resapan Air di Bandar Lampung Sempit Pemicu Banjir Meluas
Banjir di Bandar Lampung. Dok Lampost.co


Bandar Lampung (Lampost.co) – Persoalan banjir di Bandar Lampung dinilai sulit ditangani. Sebab, Kota Tapis Berseri memiliki daerah resapan air yang makin sempit, rawa, sungai, lahan terbuka hijau dan lain-lain.

Peneliti Bidang Kajian Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) Center for Urban and Regional Studies (CURS), Erina Noviani, menjelaskan Kota Bandar Lampung mempunyai perkembangan pembangunan. Namun, hal itu berdampak terhadap lahan terbuka sebagai tempat resapan air.

“Rawa-rawa dijadikan gedung permukiman, daerah aliran sungai yang semakin sempit oleh pembangunan, dan sekarang bukit-bukit yang seharusnya menjadi tempat infiltrasi berubah menjadi pemukiman padat,” kata Erina, Kamis, 4 Agustus 2022.

Kondisi itu membuat sejumlah wilayah tidak bisa menampung debit air khususnya saat turun hujan. Apalagi, drainase di Bandar Lampung juga termasuk buruk. Untuk itu, seharusnya Pemkot membuat kajian khusus untuk drainase perkotaan atau membuat masterplan drainase yang sesuai standar dan melibatkan para pakar Hidrologi.

"Metode naturalisasi dan normalisasi bisa digunakan untuk mengatasi banjir di bandar lampung. Selain itu, penambahan dimensi sungai juga untuk mengatasi run off over yang diakibatkan berkurangnya daerah resapan air dan didukung sistem drainase yang terkoneksi dengan baik," kata dia.

EDITOR

Effran Kurniawan


loading...



Komentar


Berita Terkait