sriwijayaairpesawatjatuhkecelakaan

Cuaca Buruk, Total 141 Kantong Jenazah Telah Dievakuasi

Cuaca Buruk, Total 141 Kantong Jenazah Telah Dievakuasi
Foto. Dok Basarnas


Jakarta (Lampost.co) -- Kepala Badan SAR Nasional Marsekal Madya TNI (Purn) Bagus Puruhito menyatakan proses evakuasi jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ182 di perairan Kepulauan Seribu mengalami hambatan karena faktor cuaca pada hari kelima, Rabu, 13 Januari 202.

Meski alami kendala, namun tim penyelam mendapatkan dua kantong berisi bagian tubuh atau body part, lima kantong berisi serpihan kecil pesawat, dan dua kantong potongan besar pesawat. Total kini berjumlah 141 kantong jenazah.

“Cuaca saya anggap tidak mendukung atau kurang mendukung, namun di sela-sela cuaca yang kadang-kadang bagus dan tidak, masih tetap semangat melaksanakan operasi pencarian atau operasi SAR,” terang Bagus di Dermaga JICT 2, Tanjung Priok, Jakarta Utara.

“Pada hari ini, saya melaporkan kita mendapatkan 141 kantong jenazah berisi bagian tubuh atau body parts, 31 kantong kecil yang berisi serpihan pesawat, dan 28 potongan besar pesawat,” lanjutnyapnya.

Bagus berharap operasi berikutnya cuaca akan mendukung dan CVR yang menjadi bagian dari kotak hitam bisa segera ditemukan.

“Besok kegiatan kita tetap di area yang sama dengan melebarkan area untuk pencarian evakuasi korban, itu sebagai prioritas, dan serpihan-serpihan material dari pesawat,” ungkapnya.

EDITOR

Winarko

loading...




Komentar


Berita Terkait