#Covid-19

Covid-19 di Lambar Capai 83 Kasus, 9 Meninggal

Covid-19 di Lambar Capai  83 Kasus, 9 Meninggal
Kepala Dinas Kesehatan Lambar Paijo. Lampost.co/Eliyah


Liwa (Lampost.co) -- Kasus terkonfirmasi Covid-19 di Lampung Barat (Lambar) terus bertambah. Hingga Minggu, 10 Januari 2021, data konfirmasi positif di wilayah itu mencapai 83 kasus dengan jumlah kematian sebanyak 9 kasus.

Berdasarkan data per tanggal 7 Januari lalu, kasus terkonfirmasi Covid-19 di Lambar masih 77 pasien dengan kematian sebanyak 5 kasus. 

Angka itu terus bergeser setelah dalam tiga hari terdapat penambahan sebanyak 6 kasus. Dari 6 kasus tambahan baru itu, empat di antaranya meninggal dunia. 

Kepala Dinas Kesehatan Lambar Paijo menjelaskan warga Lambar yang terkonfirmasi Covid-19 dan meninggal dalam beberapa hari ini adalah Ny H (76), warga Pekon Sebarus, Kecamatan Balikbukit.

Kemudian Ny R (60), warga Pekon Sukarame, Balikbukit, Lambar. Lalu Ny E (45) warga Purawiwitan, Kebuntebu, dan Ny M (63) warga Pekon Kegeringan, Batubrak.

Untuk menindaklanjuti kasus itu, Paijo mengaku sedang melakukan tracing bersama pihak Puskesmas. 

"Ny H meninggal pada Kamis malam lalu. Namun hasil swabnya baru keluar pada Sabtu (9/1/21). Kemudian  sebelumnya Ny R (60) warga Pekon Sukarame, Kecamatan Balik Bukit dan Ny E (45) warga Pekon Purawiwitan, Kecamatan Kebun Tebu juga meninggal. Namun hasil swabnya baru diketahui positif terkonfirmasi beberapa hari lalu setelah beberapa hari orangnya meninggal," kata Paijo, Minggu, 10 Januari 2021. 

Dengan bertambahnya kasus terkonfirmasi tersebut, kini total jumlah akumulasi positif Covid-19 di Lampung Barat per10 Januari 2021 menjadi 83 kasus, 9 di antaranya meninggal dunia, 5 sedang isolasi, dan 69 lainnya dinyatakan sehat.

"Kami mengimbau agar masyarakat tetap menjaga kesehatan dan meningkatkan imun tubuh serta tetap waspada terhadap penularan dengan cara tetap mematuhi protokol kesehatan di manapun berada," ujar dia.

EDITOR

Sobih AW Adnan

loading...




Komentar


Berita Terkait