#buras#virus-corona#covid-19

Corona, Vietnam Catat Nol Kematian!

( kata)
Corona, Vietnam Catat Nol Kematian!
Ilustrasi Pixabay.com

H. Bambang Eka Wijaya

SAMPAI Kamis (2/4/2020), angka kematian akibat Covid-19 di Vietnam masih “0”, kasus positif terinfeksi 194, dan sembuh 52 pasien. Menurut WHO, respons cepat Pemerintah Vietnam sejak awal mengatasi keadaan darurat penting dalam mengendalikan krisis.

"Kami terkesan dengan upaya yang mereka lakukan untuk menemukan setiap kasus, menindaklanjuti dengan kontak dan menghentikan transmisi," kata Kepala WHO Tedros Adhanom.

Berbatasan langsung dengan Tiongkok, pusat penyebaran awal virus corona, Perdana Menteri Vietnam Nguyen Xuan Puch menerapkan strategi perang panjang musim semi, menyulut semangat bangsanya 20 tahun perang berhasil mengusir Amerika Serikat angkat kaki dari negerinya 30 April 1975.

Itu adalah perang rakyat semesta, semua warga agresif mengikuti protokol pemerintah dalam memerangi Covid-19. Setiap orang prajurit, sebagai informan yang melaporkan jika tetangganya terkena gejala flu untuk cepat mendapat penanganan medis.

Semua orang yang positif terinfeksi, dari yang berat hingga ringan, masuk karantina perawatan di rumah sakit.

Semua orang yang baru datang dari luar negeri, termasuk turis asing, langsung diperiksa dan selanjutnya dengan status ODP dimasukkan karantina fasilitas pemerintah. Menurut Asia News Network (Kompas.com, 30/3/2020), ada lebih dari 21 ribu orang di daerah-daerah yang dikarantina di fasilitas pemerintah dan lebih 30 ribu melakukan isolasi mandiri sesuai ketentuan.

Warga Vietnam yang baru pulang dari luar negeri dicurigai membawa virus corona. Seperti Lan Anh kembali ke rumahnya 22 Maret usai mengunjungi kerabat di Australia. Ia dibawa ke fasilitas karantina milik pemerintah di Universitas Nasional di kota Ho Chi Minh.

Turis asing juga mendapat perlakuan sama. Tiga turis asal Inggris didatangi polisi ke penginapan mereka, lalu dibawa untuk dikarantina. Karyawan penginapan kemudian membakar kasur dan barang-barang lain yang bersentuhan dengan mereka.

Usai dites terbukti tak tertular, ketiga turis itu dibawa ke rumah sakit Nan Binh, Vietnam Utara, untuk dikarantina dua minggu.

PM Nguyen Xuan Phuc mengatakan Vietnam kini telah memasuki periode puncak pandemi Covid-19. Ia memerintahkan kota besar negeri berpenduduk 96 juta itu, Hanoi dan Ho Chi Minh City, untuk menyiapkan lockdown: melakukan langkah intensif memanfaatkan waktu sebaik-baiknya bertindak tepat.

Mungkinkah 30 April 2020, 45 tahun setelah menendang AS, Vietnam menendang corona keluar dari negerinya?

EDITOR

Bambang Pamungkas

loading...

Berita Terkait

Komentar