#OSC#Medcom.id

Cerita di Balik OSC 2020, Terus Melaju di Tengah Pagebluk

Cerita di Balik OSC 2020, Terus Melaju di Tengah Pagebluk
Wakil Ketua Dewan Redaksi Media Group, Abdul Kohar


Jakarta (Lampost.co) -- Keraguan sempat hinggap di jajaran Dewan Redaksi Media Group untuk melanjutkan bantuan beasiswa OSC Medcom.id di 2020. Hal itu tak lepas dari kondisi pandemi yang memberikan dampak besar kepada seluruh sektor.

 

"Sempat mengundang tanda tanya juga, apakah tahun 2020 Online Scholarship Competition (OSC) Medcom.id akan mampu berjalan di tengah pandemi," kata Wakil Ketua Dewan Redaksi Media Group, Abdul Kohar kepada Medcom.id di kantornya, Jumat, 29 Januari 2021.

Baca juga: Napak Tilas Enam Tahun OSC Medcom.id

Direktur Utama PT Masa Kini Mandiri, penerbit Surat Kabar Harian Umum Lampung Post tersebut yakin pada marwah Media Group, yang ingin terus berikhtiar, menyediakan bantuan pendidikan bagi mereka yang membutuhkan. Tak lain tak bukan, karena pagebluk ini  juga turut berdampak pada perekonomian banyak keluarga.

"Media Group punya spirit untuk tidak menyerah. Tidak ada yang mustahil ketika kita berikhtiar sekuat tenaga," tegas Kohar.

Akhirnya diputskan, OSC Medcom.id 2020 tetap jalan terus dengan berbagai penyesuaian. Salah satunya digelar secara full daring mulai dari sosialisasi, pendaftaran, seleksi, wawancara, hingga pengumuman.

"Nah lalu tim rapat, saya dengar juga salah satu keputusan yang diambil semua diadakan virtual tidak ada lagi kegiatan offline. Sebelumnya kan untuk tes final itu offline semua peserta dikumpulkan tes seharian di sini (di lokasi Awarding Night). Bahkan awardee juga digelar offline. Sekarang semua online," ungkapnya.

Nyatanya upaya itu berbuah manis. Meskipun memang diakui ada penurunan tingkat kepesertaan sebesar 8 persen.  Pada tahun sebelumnya, di 2019 peserta OSC Medcom.id mencapai 50 ribu. Namun pada tahun 2020 ini jumlah peserta berada di angka 46 ribu.

"Turun tipis. Mungkin karena ada faktor-faktor kendala yang membuat orang memilih untuk tidak kuliah dulu," jelasnya.

Pun faktor lainnya, karena banyaknya keterbatasan selama pandemi, panitia tidak dapat melakukan sosialisasi secara langsung ke sekolah-sekolah seperti yang biasa dilakukan di tahun-tahun sebelumnya.  Tapi dengan berbagai kendala dan faktor tersebut, nyatanya penurunan minat untuk mendaftar juga tidak signifikan, tipis.

"Jadi sekaligus menunjukkan, masyarakat sekarang sudah sangat melek digital," sambung dia.

Melihat angka 46 ribu peserta di tengah pandemi itu justru membuatnya sumringah. Artinya program beasiswa online pertama di Indonesia ini masih sangat diharapkan dan dinantikan.

"Apa lagi di tengah pandemi, di saat ekonomi kita goyah, ada krisis, tapi mereka ini masih ada spirit untuk terus kuliah dan kita bisa memfasilitasi itu," lanjut dia.

OSC Medcom.id telah berhasil membuktikan jika apapun bisa terwujud, berjalan di tengah pandemi. Andai kata situasi normal, sudah barang tentu OSC Medcom.id akan mendapat perhatian yang lebih luas dari masyarakat.

"Semua berjalan, dan dilakukan dalam situasi berbeda dengan adaptasi pada kenormalan baru. Jadi (keberlangsungan OSC Medcom.id) ini patut disyukuri," pungkasnya. 

EDITOR

Winarko

loading...




Komentar


Berita Terkait